Pengaruh umur pohon induk dan umur simpan terhadap viabilitas benih jarak pagar (Jatropha curcas L.)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur pohon induk serta umur simpan benih terhadap viabilitas benih jarak pagar (Jatropha curcas).
Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2007 sampai Juli 2007. Penyimpanan benih dan analisis lemak dilakukan di Laboratorium Pendidikan Ilmu dan Teknologi Benih IPB, Darmaga, Bogor. Pengecambahan dilakukan di rumah kaca Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih IPB, Leuwikopo, Bogor.
Penelitian dirancang dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Umur simpan sebagai petak utama terdiri dari empat taraf (0, 4, 8, dan 12 minggu). Umur pohon induk sebagai anak petak terdiri tiga taraf (1, 3, dan >5 tahun).
Benih jarak pagar yang berasal dari pohon induk yang berumur 1 tahun diperoleh dari kebun percobaan Cikarawang, Darmaga. Benih dengan umur pohon 3 tahun diperoleh dari kebun percobaan LPPPG Cianjur, sedangkan benih yang berumur 25 tahun diperoleh dari tanaman pagar di Cikaret, Ciapus. Kebutuhan benih untuk masing-masing taraf umur pohon induk adalah 540 benih.
Pengamatan dilakukan terhadap beberapa tolok ukur yang meliputi Kadar Air (KA), Daya Berkecambah (DB), Kecepatan Tumbuh (Ker), First Count Germination (FCG), Kadar Lemak Total (KLT), dan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) Parameter Viabilitas Potensial dapat dilihat dari tolok ukur DB, Vigor Kekuatan Tumbuh (Vxr) dari tolok ukur Ker dan FCG, dan Vigor Daya Simpan (V) dari tolok ukur KLT dan ALB.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih yang berasal dari pohon induk yang berumur 1 tahun memiliki viabilitas yang lebih tinggi dan umur simpan yang lebit ama (8 minggu) dibandingkan dengan benih yang berasal dari pohon induk yang berumur 3 dan 25 tahun berdasarkan tolok ukur Daya Berkecambah (DB), Kecepatan Tumbuh (Ker), First Count Germination (FCG), dan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB). Hasil lainnya menunjukkan bahwa Kadar Lemak Total (KLT) menurun selama penyimpanan, sedangkan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) meningkat selama penyimpanan.
