Pengaruh Pemupukan Fosfor dan Gandasil B Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Stroberi dari Planlet In Vitro
Abstract
Stroberi merupakan buah yang banyak dikonsumsi baik berupa buah segar
maupun dalam bentuk olahan. Tanaman ini sudah banyak dikenal di Indonesia, namun
budidayanya belum intensif Karakteristik pertumbuhan dan produksi stroberi kultivar
Yael melalui propagula in vitro belum banyak diketahui. Oleh karena itu diperlukan
pengujian dengan modifikasi aspek budidaya seperti perlakuan pemupukan melalui
tanah maupun melalui daun (foliar spray) dengan harapan dapat menghasilkan
produksi yang optimal.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk
fosfor dan konsentrasi pupuk daun Gandasil B terhadap pertumbuhan, pembungaan,
produksi dan mutu buah stroberi dari planlet in vitro. Hipotesis dari penelitian ini
adalah terdapat dosis pupuk fosfor maupun konsentrasi Gandasil B yang optimal bagi
pertu mbuhan, pembungaan, produksi dan mutu buah stroberi dari planlet in vitro, serta
terdapat interaksi antara pupuk fosfor dan pupuk daun Gandasil B yang memberikan
pertumbuhan, pembungaan, produksi dan mutu buah terbaik bagi tanaman stroberi dari
planlet in vitro.
Penelitian ini merupakan percobaan Faktorial dua faktor dengan menggunakan
Rancangan Lingkungan Acak Lengkap. Faktor pertama adalah tiga taraf dosis fosfor
yaitu O gr, 3.75 gr, dan 7.5 gr SP-36/ tanaman. Faktor kedua adalah tiga taraf
konsentrasi Gandasil B yaitu O gr, 2 gr, dan 3 gr Gandasil B/ liter larutan. Setiap
perlakuan terdiri dari 8 ulangan sehingga total satuan percobaan terdiri dari 72 unit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis fosfor hingga
7.5 gr/tanaman mampu menekan pertumbuhan crown, meningkatkan total produksi
buah dan menurunkan tingkat kelunakkan buah stroberi. Perbedaan konsentrasi pupuk
daun Gandasil B tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan, pembungaan,
produksi maupun kualitas stroberi dari planlet in vitro. Terdapat interaksi nyata antara
dosis fosfor dan konsetrasi Gandasil B terhadap umur berbunga dan nilai PTT stroberi.
Interaksi dosis fosfor 7. 5 gr/tanaman tanpa Gandasil B mampu menghasilkan umur
berbunga yang paling cepat. Sedangkan nilai PTT tertinggi dihasilkan oleh interaksi
do sis fosfor 7. 5 gr/tanaman dan konsentrasi Gandasil B 3 gr/1. Kombinasi do sis fosfor
7. 5 gr/tanaman tanpa Gandasil B dapat menjadi do sis rekomendasi untuk produksi
stroberi kultivar Yael karena mampu meningkatkan total produksi buah dan
menghasilkan pembungaan yang lebih cepat walaupun nilai PTTnya tidak terlalu
tinggi.
Penggunaan tanaman stroberi dari planlet in vitro tidak cocok jika digunakan
sebagai bibit untuk produksi buah karena nilai produksinya lebih rendah dari pada bibit
yang berasal dari runner. Bibit dari planlet in vitro lebih tepat digunakan untuk
produksi perbanyakan bibit khususnya dari runner.
