View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kekuatan Lentur dan Belah Bambu Betung (Dendrocalamus asper) Untuk Materi Pelataran Bagan Apung

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (72.72Mb)
      Date
      2005
      Author
      Yuliati, Lydia
      Diniah
      Nugroho, Naresworo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pelataran bagan berfungsi sebagai tempat berpijak nelayan ketika melakukan operasi penangkapan ikan dan menyimpan hasil tangkapan. Pelataran bagan terbuat dari bambu dan harus tahan terhadap sejumlah beban dari setiap kegiatan yang bekerja di atasnya dan tahan terhadap pengaruh cuaca (suhu dan air hujan), sehingga bambu yang digunakan harus rnemiliki kekuatan lentur dan belah yang dapat menahan beban. Hasil uji sifat fisis menunjukkan nilai yang semakin meningkat dari pangkal menuju ujung batang bambu adalah kerapatan, penyusutan dan pengembangan, sebaliknya pada kadar air. Hasil uji sifat fisis bambu pada bagian buku yang lebih besar daripada nilai bagian ruas terjadi pada uji kadar air, penyusutan dan pengembangan, sebaliknya pada kerapatan bambu. Hasil uji sifat mekanis semakin meningkat dari pangkal menuju ujung batang terjadi pada MOE, MOR, kekuatan tekan, tarik; sedangkan kekuatan belah, geser tangensial dan radial berfluktuasi. Hasil uji sifat mekanis bambu pada bagian ruas lebih besar dari pada bagian buku, kecuali pada kekuatan geser tangensial. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa posisi batang dan lama penyimpanan bambu di alam terbuka berbeda nyata terhadap kekuatan lentur dan belah bambu pembentuk pelataran bagan apung. Untuk itu perlu dilakukan penggantian bambu jika terjadi penurunan kualitas dan diadakan penataan hasil tangkapan. Jarak sangga yang disarankan 2 m untuk bagian tengah dan 2,5 m bagian ujung dengan jumlah titik sangga 5 buah, sedangkan jumlah beban yang dapat disangga pada pelataran bagan apung maksimal sebesar 3.718 kg/m2.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128158
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1891]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository