Analisis keragaman aksesi tanaman kunyit (Curcuma domestica Val.) pada kondisi naungan dan tanpa naungan.
Abstract
Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keragaman beserta
kekerabatan dari 14 aksesi kunyit (Curcuma domestica VAL.) yang dilaksanakan
di Kebun Percobaan BPPT Puspiptek Serpong dari bulan Desember 2006 sampai
dengan September 2007.
Percobaan menggunakan rancangan petak terbagi (Split-plot) dengan
intensitas cahaya (naungan) sebagai petak utama dan aksesi sebagai anak petak.
Percobaan ini diulang sebanyak tiga kali dengan satu satuan terdiri dari lima
tanaman sehingga keseluruhan terdapat 240 tanaman.
Hasil dari penelitian ini disimpulkan aksesi-aksesi yang memiliki bobot
rimpang terbaik untuk kondisi naungan adalah K2, K5, dan K15. Pada kondisi
tanpa naungan, aksesi-aksesi yang memiliki bobot terbaik adalah K2, K6, K14,
dan K18. Kekerabatan yang diperoleh membagi aksesi menjadi tiga kelompok
untuk kondisi naungan dan dua kelompok untuk kondisi cahaya penuh.
Berdasarkan tingkat keragamannya, aksesi-aksesi yang digunakan memiliki
tingkat heritabilitas yang sedang sehingga kurang baik untuk digunakan dalam
suatu program pemuliaan tanaman.
