Potensi Ekstrak Tanaman Herbal Terhadap Peningkatan Kinerja Memori Otak dan Neurogenesis Sel Punca Hippocampus
View/ Open
Date
2015Author
Pratama, Muhammad Yoga Dwa
Juliandi, Berry
Subangkit, Mawar
Metadata
Show full item recordAbstract
Tanaman herbal menjadi salah satu pengobatan alternatif untuk kebutuhan
tubuh manusia, selain mudah untuk diolah, ketersediaan berbagai jenis tanaman
herbal sangat banyak di Indonesia. Salah satu manfaat tanaman herbal bagi
manusia yaitu untuk meningkatkan kecerdasan dan daya ingat otak, karena
kecerdasan dan daya ingat merupakan komponen penting untuk menunjang proses
pembelajaran bagi kehidupan manusia dan hewan. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan mengetahui adanya efek pemberian ekstrak daun bayam merah,
kemangi, teh hijau, Ginkgo biloba dan pegagan terhadap peningkatan kinerja
memori dan perkembangan sel punca hippocampus pada mencit (Mus musculus)
galur DDY. Bahan tanaman herbal diolah menjadi simplisia kering, kemudian
dilarutkan dengan air destilata. Sediaan ekstrak tanaman herbal diberikan secara
pre-oral dengan dosis masing-masing perlakuan 130 mg/kgBB mencit selama 30
hari. Tingkat kinerja memori otak diukur dengan perolehan waktu tercepat untuk
mencit menemukan makanan pada salah satu lengan alat Y-arm maze pada uji 24
jam dan 72 jam. Tingkat neurogenesis sel hippocampus diamati berdasarkan
kerusakan sel gyrus dentatus dan piramidal CA hippocampus menggunakan
metode pewarnaan hematoksilin-eosin, sedangkan jumlah sel neuron diamati
menggunakan metode pewarnaan Bielschowskys Silver Stain. Hasil pengamatan
menunjukkan bahwa ekstrak daun bayam merah dan ekstrak Ginkgo biloba
berpotensi meningkatkan kinerja memori otak berdasarkan uji perilaku pada alat
Y-arm maze dan secara uji pra-klinis dapat memperbaiki kerusakan sel,
meningkatkan neurogenesis, serta meningkatkan panjang dendrit sel neuron di
gyrus dentatus dan piramidal CA hippocampus.
Collections
- UT - Biology [2401]
