Pengaruh dosis pupuk dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Buru Hotong(Setaria italica(L.)Beauv.)
Abstract
Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk dan
jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buru hotong (Setaria
italion (L.) Beauv.) yang dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Sawah Baru pada
bulan Agustus 2006 sampai dengan bulan November 2006.
Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dua faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk yang terdiri atas dosis pupuk pertama dengan perbandingan 200 kg Urea/ha: 100 kg SP-36/ha:50 kg KCl/ha, dan dosis pupuk kedua dengan perbandingan 300 kg Urea/ha:150 kg SP-36/ha:75 kg KC/ha. Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri dari 15 cm x 10 cm, 20 cm x 10 em, dan 25 cm x 10 cm.
Benih yang digunakan berupa biji yang berada pada malai bagian tengah. Benih ditanam dalam larikan bersamaan dengan pemberian furadan dan pasir. Penjarangan tanaman dan pemupukan pertama dilakukan pada umur 2 MST, sedangkan pemupukan kedua dilakukan pada umur 6 MST.
Hasil percobaan menunjukkan bahwa dosis pupuk dan jarak tanam yang digunakan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, BK akar, BK batang, BK daun, bobot malai per rumpun, bobot malai perpetak, bobot biji per rumpun, bobot biji per petak, dan kadar air biji. Perlakuan memberikan pengaruh nyata peubah BK malai, dan panjang malai.
Dari percobaan dapat disimpulkan bahwa produksi yang diperoleh tidak berbeda nyata baik pada perlakuan dosis pupuk dan jarak tanam maupun pada kombinasi kedua perlakuan.
