Pengaruh jenis media tanam dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan bibit salam(Eugenia polyantha Wight.)
View/ Open
Date
2007Author
Yushanita, Reny Marlina
Aziz, Sandra Arifin
Metadata
Show full item recordAbstract
Percobaan lapang untuk mempelajari pengaruh jenis media tanam dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan bibit salam telah dilakukan di Kebun Percobaan Ilmu dan Teknologi Benih Leuwikopo, Darmaga, Bogor, Jawa Barat. Percobaan dilaksanakan pada bulan September 2006 sampai Maret 2007 dengan menggunakan rancangan petak terpisah 3 ulangan. Petak utama adalah media tanam (tanah, tanah: pupuk kandang ayam petelur 1:1 (v/v), tanah: pasir 1:1 (v/v), dan tanah: arang sekam 1:1 (v/v)] dan anak petak adalah dosis pupuk nitrogen dalam bentuk urea (0; 0.5; 0.75; dan 1 g/tanaman). Kandungan bahan bioaktif ditentukan secara kualitatif sebagai data pendukung
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah: arang sekam 1: 1 (v/v) dan tanah: pupuk kandang ayam petelur 1: 1 (v/v) merupakan media yang nyata memberikan bobot basah akar tertinggi masing-masing adalah 25.56 dan 24.26 g per tanaman. Tanah: pupuk kandang ayam petelur 1: 1 (v/v) adalah media yang menghasilkan produksi nyata tertinggi yaitu 67.81 g bobot basah batang: 74.78 g bobot basah daun; 31.34 g bobot kering batang, dan 35.04 g bobot kering daun per tanaman. Pupuk urea 0.5 g/tanaman merupakan dosis nyata terbaik yang menghasilkan pertumbuhan tertinggi yaitu 25.81 cm² luas per satu daun. Pupuk urea dengan dosis tersebut juga menghasilkan produksi nyata tertinggi yaitu 57.72 g bobot basah batang, 68.47 g bobot basah daun, 27.25 g bobot kering batang; dan 30.91 g bobot kering daun per tanaman. Interaksi antara media tanam tanah: pupuk kandang ayam petelur 1: 1 (v/v) dan pupuk urea dengan dosis 0.5 g/tanaman merupakan interaksi terbaik yang menghasilkan pertumbuhan tertinggi yaitu 229 helai jumlah daun dan 16 jumlah cabang.
Perlakuan komposisi media tanam dan dosis pupuk urea tidak dapat meningkatkan kandungan bahan bioaktif jika dibandingkan dengan kontrol. Bahkan kandungan alkaloid, tanin, flavonoid, steroid, dun glikosida daun salam tidak menunjukkan perbedaan dengan kandungan bahan bioaktif kontrol. Perbedaan kandungan bahan bioaktif hanya terlihat pada saponin dan triterpenoid.
Berdasarkan penelitian ini, maka dapat direkomendasikan bahwa media tanah: pupuk kandang ayam petelur 1: 1 (v/v) dengan dosis pupuk urea 0.5 g/tanaman dapat diaplikasikan sebagai kombinasi antara media tanam dan pupuk uren untuk mendapatkan bibit salam yang memiliki pertumbuhan terbaik.
