Pengaruh pemupukan N dan penjarangan jagung hibrida IPB 4 dan arjuna (Zea mays L.) terhadap hasil biji pipilan dan hijauan
View/ Open
Date
1987Author
Soelaeman, Yoyo
Yahya, Sudirman
Koswara, Jajah
Baharsyah, Justita S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana tambahan hasil berupa hijauan makanan ternak (pakan) dapat dicapai dengan cara memanfaatkan tempat yang masih kosong di antara barisan-barisan tanaman untuk hasil biji.
Penelitian terdiri dari dua percobaan lapang, masing-masing menggunakan varietas hibrida IPB 4 dan Arjuna. Pada varietas hibrida IPB 4 digunakan rancangan petak terpisah dengan petak utama adalah empat taraf dosis pemupukan N, yaitu 75, 150, 225 dan 300 kg N/ha dan anak petak terdiri dari lima fase penjarangan, yaitu penjarangan pada fase 2, 2 1/2, 3, 3 1/2 dan sejak awal tidak di jarangkan sebagai kontrol. Sedangkan pada varietas Arjuna digunakan rancangan acak kelompok. Perlakuannya merupakan kombinasi antara tiga taraf dosis pemupukan N, yaitu 75, 150 dan 225 kg N/ha dan empat fase penjarangan, yaitu penjarangan pada fase 2, 2 1/2, 3 dan sejak awal tidak di jarangkan sebagai kontrol.
Didapatkan adanya perbedaan tanggap antara kedua varietas yang diuji terhadap dosis pemupukan N dan fase penjarangan tanaman.
Rata-rata diameter batang, bobot 100 butir, kadar protein kasar biji dan hijauan varietas hibrida IPB 4 relatif sama dengan varietas Arjuna, akan tetapi tinggi tanaman, tinggi tongkol utama, jumlah daun, ILD, pipilan kering, hijauan segar dan produksi total protein kasar biji dan hijauan varietas hibrida IPB 4 nyata lebih besar dibandingkan dengan varietas Arjuna. PB
Universit Hasil pipilan kering varietas hibrida IPB 4 pada dosis pemupukan 150, 225 dan 300 kg N/ha berturut-turut meningkat sebesar 118.73, 132.03 dan 153.91 persen dibandingkan dengan hasil pipilan kering yang dicapai pada dosis pemupukan 75 kg N/ha, sedangkan hijauan segar hasil penjarangan berturut-turut 35.37, 47.24 dan 87.47 persen lebih besar. Pada varietas Arjuna, bila pemupukan ditingkatkan dari 75 kg N/ha menjadi 150 dan 225 kg N/ha hasil pipilan keringnya meningkat berturut-turut 34.12 dan 45.27 persen dan hijauan segar berturut-turut 1.23 dan 3.63 persen. ..
Collections
- MT - Agriculture [4005]
