Korelasi fraksi p dengan sifat kimia tanah pada tanah sawah dengan ketinggian 500-1000 meter di atas permukaan laut
Abstract
Fraksionasi P adalah salah satu cara untuk mengetahui bentuk-bentuk P di
dalam tanah. Secara umum, di dalam tanah dijumpai tiga fraksi P dengan urutan
kelarutan menurun, yaitu fraksi P-tersedia, P-labil dan P-non labil. Lebih lanjut,
fraksi P-tanah terdiri atas 5 fraksi, yaitu Resin-Pinoganik (Pi), NaHCO3-Pi,-Po
(Porganik), NaOH-Pi dan -Po, HCl-Pi, serta Residual-P. Penelitian ini bertujuan
mengevaluasi fraksionasi P pada tanah sawah dengan ketinggian 500–1000 mdpl
serta korelasi fraksi P dengan sifat kimia tanah.
Hasil fraksionasi menyatakan bahwa Tanah sawah dengan ketinggian 500-
1000 mdpl memiliki fraksi dominan NaOH-Po diikuti dengan fraksi NaOH-Pi,
HCl-Pi, NaHCO3-Pi, NaHCO3-Po dan Resin-Pi. Fraksi NaOH lebih tinggi
kadarnya dibanding fraksi lain, diduga karena tingginya kadar Al dan Fe dalam
tanah. Tanah dengan kadar Fe dan Al hidrousoksida tinggi memiliki kadar
NaOH-Pi dan -Po lebih tinggi. Selain itu, fraksi dengan kadar terendah adalah
Resin Pi karena merupakan fraksi yang larut dalam air dan tersedia bagi tanaman.
Uji korelasi menyatakan bahwa fraksi Resin Pi dan NaHCO3-Pi memiliki
korelasi positif dengan HCL-Pi, NaHCO3-Po memiliki korelasi negatif dengan
NaHCO3-Pi, NaHCO3-Po memiliki korelasi positif dengan kadar klei. Fraksi
NaOH-Po memiliki korelasi positif dengan NaOH-Pi. Fraksi NaOH-Pi,-Po
berkorelasi positif dengan kadar klei. Selain itu, NaOH-Po berkorelasi positif
dengan NTotal serta fraksi NaOH-Pi berkorelasi negatif dengan Cadd.
Kata kunci
