View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Triploid~sastie rhadap Pertumbuhan lkan Patin (Pangasius hypophfhalmus Sauvage)

      Thumbnail
      View/Open
      C01AWI.pdf (1.741Mb)
      C01AWI_abstract.pdf (565.1Kb)
      Date
      2001
      Author
      Wibowo, Adhi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Di Indonesia terdapat beberapa spesies ikan patin baik lokal maupun yang didatangkan dari negara lain. lkan patin mempunyai beberapa keunggulan diantaranya rasa dagingnya lezat dan gurih yang henyebabkan harganya tinggi. Karena keunggulan tersebut permintaan' masyarakat semakin tinggi dan menyebabkan kebutuhan akan ikan patin ini tidak akan bisa dipenuhi hanya dengan mengandalkan penangkapan di sbngai. Untuk mengatasi ha1 tersebut perlu diadakan usaha budidaya sekaligus meningkatkan kualitas ikan tersebut agar mendapatkan komoditi budidaya yang lebih baik. Salah satunya dengan melalui rekayasa kromosom (triploidisasi). Triploidisasi ini merupakan bentuk rekayasa ploidi yang membuat jumlah kromosom bertambah rnenjadi tiga set. Gaojilnya jumlah set kromosom rnenyebabkan proses reproduksi tidak dapat berlangsung. Karena itu, makanan yang seharusnya untuk proses reproduksi ini dialihkan untuk pertumbuhan somatik. Hal ini diharapkan akan mendatangkan ke~~ntungayna itu laju pertumbuhan yang lebih cepat. P8ercobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh triploidisasi terhadap 'pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan patin hingga berumur 2,5 bulan Penelitian ini dilakukan dari awal bulan Maret sampai dengan akhir bulan Juli 2001, bertempat di laboratorium ~en~emban~bialkdann G enetika Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan llmu Kelautan, i lnstitut Pertanian Bogor. Dalam prosedur percobaan ikan uji ya~ng digunakan adalah ikan patin diploid normal (2n) dan ikan triploid diperoleh dari kejutan panas pada umur zigot dua setengah menit, selama satu setengah menit pada suhu 43OC. Larva ikan patin dipelihara dalam enam akuariurn kaca 'yang berukuran 50x60~50c rn3 dengan memisahkan antara hasil triploidisasi dengan yang diploid (normal) masing-masing ke dalam tiga akuarium pada suhu 28°C sampai berumur dua setengah bulan. ~kuarium diletakkan berdasarkan perlakuan masing-masing dengan kepadatan ya(g sama yaitu 50 ekorlakuarium. Pengambilan sampel dilakukan sekali dua minggu sampai berumur dua setengah bulan. Sampel diambil sebanyak sepuluh ekor untuk setiap ulangan. Pengambilan dilakukan secara acak. : Pengukuran kelangsungan hidup dan pertumbuhan (panjang dan bobot) dilakukan setiap sampling dengan menggunakan penggaris atau jangka sorong serta timbangan elektrik. Parameter yang diarnati adalah tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan panjang dan bobot mutlak individu, panjang total dan bobot rata-rata, laju pertumbuhan harian dan kualitas air.) Data yang diperoleh dianalisa dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik.: Hasil percobaan menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup (sintasan) ikan patin yang diberikan perlakuan triploid I lebih tinggi dibandingkan perlakuan diploid, yaitu 73,11% untuk triploid, dan diploid 63,22%. Panjang total rata-rata kedua perlakuan sampai akhir perneliharaan relatif sama, yaitu 4,6297 cm untuk triploid dan diploidnya sebesar 4,5223 crn. Bobot rata-rata ikan pada perlakuan triploid relatif tinggi dibandingkan diploidnya, dengan bobot rata-rata pada akhir pemeliharaan sebesar 3,6537 gr (triploid) dan 2,9558 gr (diploid). Laju pertumbuhan haria" ikan triploid lebih tinggi daripada diploidnya, dengan total rata-rata sampai akhir pemeliharaan sebesar 7,7428% (triploid) dan 7,5028% (dipl&idnya). Dan untuk pertumbuhan bobot mutlak ikan patin triploid relatif tinggidibandingkan diploidnya yaitu sebesar 3,6323 gr (triploid) dan 2,9358; gr (diploid). Kemudian untuk pertumbuhan panjang rnutlak kedua perlakuan memperlihatkan nilai yang relatif sama yaitu 5,9183 cm (triploid) dan 5,8207 cm (diploid). Nilai Kualitas air yang diperoleh selama penelitian dapat dikatakan masih dalam kisaran yang dapat mendukung kehidupan ikan patin ini.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/12771
      Collections
      • UT - Economics and Development Studies [3214]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository