Analisis Daya Dukung Kawasan dan Penilaian Ekonomi Wisata Bahari yang Berkelanjutan di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
View/ Open
Date
2015Author
Pahlevi, Reza Satria
Kusumastanto, Tridoyo
Nababan, Benny Osta
Metadata
Show full item recordAbstract
Pulau Untung Jawa merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Kepulauan Seribu yang
banyak dikunjungi wisatawan. Pulau ini memiliki daya tarik tersendiri yaitu dengan
adanya wisata pantai, olahraga air, mangrove, memancing, snorkeling, dan wisata kuliner
yang menyebabkan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung. Jumlah kunjungan
wisatawan bertambah seiring dengan peningkatan aktivitas wisata, sehingga berpotensi
terlewatinya daya dukung dan akan berpengaruh pada keberlanjutan kawasan wisata di
Pulau Untung Jawa. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi aktivitas wisata
bahari dan karakteristik wisatawan di Pulau Untung Jawa, (2) menghitung kapasitas daya
dukung kawasan wisata di Pulau Untung Jawa, (3) mengestimasi nilai ekonomi wisata di
Pulau Untung Jawa, dan (4) menganalisis peran stakeholder dalam pengelolaan wisata di
Pulau Untung Jawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
deskriptif kualitatif, analisis daya dukung kawasan, individual travel cost method
(ITCM), dan analisis stakeholder. Berdasarkan analisis deskriptif kualitatif diperoleh
aktivitas wisata pantai yang paling diminati oleh wisatawan. Berdasarkan perhitungan
daya dukung kawasan diperoleh nilai daya dukung kawasan sebanyak 132 orang per hari
dengan asumsi wisatawan melakukan aktivitas wisata pantai selama 3 jam dari waktu
yang disediakan oleh pengelola yaitu 8 jam. Hal ini menunjukkan sudah terjadinya over
carrying capacity karena jumlah rata-rata kunjungan wisata sebesar 555 orang per hari
telah melebihi daya dukung kawasan. Nilai ekonomi yang diperoleh dengan
menggunakan ITCM adalah Rp. 3.414.972.795 per tahun. Berdasarkan analisis
stakeholder diperoleh peran masing-masing stakeholder yaitu stakeholder yang berperan
sebagai pemain adalah Kelurahan Pulau Untung Jawa, Suku Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata, Suku Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Badan Konservasi Sumberdaya
Alam. Stakeholder yang berperan sebagai subyek adalah masyarakat lokal dan pelaku
usaha. Stakeholder yang berperan sebagai aktor adalah karang taruna dan Suku Dinas
Kebersihan, dan stakeholder yang berperan sebagai pengawas adalah Polisi. Peranan
masing-masing stakeholder di kawasan wisata Pulau Untung Jawa dapat dikatakan belum
terlaksana dengan baik, karena terdapat beberapa pihak yang belum menjalankan
perannya dengan baik, antara lain Suku Dinas Kebersihan dan pelaku usaha. Sehingga
perlu ditingkatkan perannya dalam keberlanjutan wisata bahari Pulau Untung Jawa.
