Analisis Pemasaran Telur Ayam Ras Di Kabupaten Bogor (Studi Kasus: Peternak Rakyat Ayam Ras Petelur Di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor)
Abstract
Sentra produksi telur ayam ras di Indonesia tersebar di 5 provinsi dengan
kontribusi sebesar 67 % terhadap produksi nasional. Salah satunya yaitu Jawa
Barat memiliki kontribusi yang cukup besar sebagai produsen telur ayam ras
sebesar 11% terhadap produksi nasional. Salah satu faktor pendukung berhasilnya
suatu usaha peternakan ayam ras petelur adalah pemasaran yang dilaksanakan
dengan baik. Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi lembaga, fungsi dan
saluran pemasaran telur ayam ras di Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, 2)
menganalisis efisiensi pemasaran telur ayam ras di Kecamatan Cibinong
Kabupaten Bogor. Berdasarkan hasil analisis, diketahui terdapat empat saluran
pemasaran telur ayam ras di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Saluran
pemasaran satu : peternak pedagang pengumpul pedagang pengecer
konsumen akhir, Saluran pemasaran dua: peternak pedagang grosir
pedagang pengecer konsumen akhir, Saluran pemasaran tiga : peternak
pedagang pengecer konsumen akhir, Saluran pemasaran empat : peternak
konsumen akhir. Saluran pemasaran yang dapat menjadi alternatif dan efisien dari
segi marjin pemasaran adalah saluran pemasaran tiga karena menghasilkan marjin
pemasaran terendah, sedangkan dari segi farmer’s share yaitu saluran pemasaran
empat karena menghasilkan farmer’s share tertinggi. Namun, dari segi rasio
keuntungan dan biaya pemasaran yang dapat menjadi alternatif dan efisien yaitu
saluran pemasaran dua karena perbedaan nilai rasio keuntungan dan biaya
pemasaran dari pedagang grosir hingga pengecer menyebar merata atau
proporsional.
