View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Dampak Ratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) terhadap Kesejahteraan Petani Tembakau dan Industri Hasil Tembakau di Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.495Mb)
      Date
      2015
      Author
      Krisnayanti, Dinar
      Sinaga, Bonar M
      Hastuti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tembakau adalah komoditas yang memiliki nilai ekonomis tinggi sekaligus merupakan bahan baku bagi industri rokok. Sehubungan dengan dampak negatif konsumsi tembakau dan rokok, World Health Organization (WHO) mencanangkan Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Instrumen FCTC mencakup peningkatan tarif cukai hasil tembakau dan harga rokok, pembatasan impor tembakau, pengaturan iklan, promosi, dan sponsor rokok secara komprehensif. Tujuan penelitian untuk menganalisis: (1) faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran dan permintaan tembakau di Indonesia; (2) dampak ratifikasi FCTC terhadap penawaran, permintaan, dan harga tembakau di Indonesia; dan (3) dampak ratifikasi FCTC terhadap kesejahteran petani tembakau dan industri hasil tembakau di Indonesia. Model perdagangan tembakau Indonesia dibangun sebagai sistem persamaan simultan yang terdiri dari 33 persamaan (25 persamaan struktural dan delapan persamaan identitas) dan diestimasi menggunakan metode Two Stage Least Squares (2SLS) dengan data time series tahun 1990-2013. Kombinasi peningkatan tarif cukai hasil tembakau sebesar 12 persen dan peningkatan harga rokok di tingkat pengecer sebesar 10 persen meningkatkan kesejahteraan produsen, menurunkan kesejahteraan konsumen, dan meningkatkan penerimaan pemerintah sehingga kesejahteraan nasional masih meningkat. Oleh karena itu, guna meningkatkan kesejahteraan nasional maka disarankan mengkombinasikan kebijakan penetapan tarif cukai hasil tembakau sebesar 12 persen dan peningkatan harga rokok di tingkat pengecer sebesar 10 persen dengan mengkompensasi penurunan kesejahteraan konsumen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127628
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository