Dampak Keanggotaan Koperasi terhadap Kinerja Usahatani Tebu
Abstract
Produksi gula tebu di Indonesia sudah dilakukan sejak masa kolonial
Belanda dan saat ini perkebunan tebu sudah menyebar di berbagai daerah.
Permintaan gula yang tinggi tidak diikuti oleh peningkatan produksi tebu, karena
berbagai permasalahan yang dialami petani. Koperasi memberikan berbagai
manfaat kepada petani. Namun, sebagian besar petani tebu bukan merupakan
anggota koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang
memengaruhi keputusan petani tebu bergabung dalam keanggotaan koperasi dan
dampaknya terhadap kinerja usahatani. Data yang digunakan adalah data sekunder
Survei Rumah Tangga Usaha Perkebunan Tahun 2014. Metode yang digunakan
adalah logistik biner dan Propensity Score Matching (PSM). Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan
petani tebu bergabung ke koperasi adalah usia, jumlah anggota keluarga, luas
lahan, akses terhadap kredit, kepemilikan lahan, keanggotaan kelompok tani, dan
penyuluhan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keanggotaan koperasi
berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja usahatani.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
