Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembalian kredit petani plasma pada proyek PIR-BUN kelapa Hybrida: Studi kasus pada proyek PIR-BUN VI Cikaso_Agrabinta, Plasma PIR-BUN Cikaso, Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
Abstract
GBHN 1993 menegaskan bahwa pembangunan pertanian diarahkan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani, memperluas lapangan kerja dan kesempatan usaha, dimana sub sektor perkebunan sebagai salah satu sektor pertanian yang berperan dalam hal ini. Salah satu upaya pengembangannya dilakukan perluasan perkebunan rakyat melalui program Nucleus Estate Smallholder (NES), yang dikenal dengan istilah Perusahaan Inti Rakyat (PIR). PIR ini merupakan bentuk kerjasama antara perusahaan besar sebagai inti dan petani sebagai plasma. Salah satu komoditas yang dikembangkan melalui pola PIR-BUN adalah tanaman kelapa (Cocos nucifera).
Penelitian ini dilakukan di wilayah proyek PIR-BUN VI Kelapa Hybrida Cikaso Kabupaten Sukabumi yang
dibangun pada tahun 1981. Kebun Hybrida tersebut sudah mulai menghasilkan sejak akhir tahun 1987,
namun saat ini sebagian areal sudah menurun produksinya, dikarenakan tingkat produktivitas yang
menurun. Hal ini dapat mempengaruhi besar pendapatan petani PIR-BUN yang dapat dicapai. Pendapatan petani tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat produktivitas pohon, namun perlu dilihat juga dari keragaan usahataninya.
Salah satu tolok ukur keberhasilan suatu proyek PIR-BUN dapat dilihat pada tahap pasca konversi,
yang mana dilakukan pembayaran angsuran kredit. Dalam pembayaran angsuran kredit seharusnya petani mampu membayar angsuran kreditnya, namun pada kenyataannya terdapat tunggakan. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis keragaan dan tingkat pendapatan usahatani petani plasma kelapa hybrida pada proyek PIR-BUN VI Cikaso, (2) Mengetahui mekanisme penyaluran dan pengembalian kredit pada proyek PIR BUN dan (3) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi
pengembalian kredit oleh petani plasma serta menentukan besarnya pengaruh masing-masing faktor
tersebut.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
