Dampak Perubahan Tarif Impor dan Harga Domestik terhadap Kesejahteraan Produsen dan Konsumen Kentang di Indonesia
View/ Open
Date
2015Author
Iriana, Maharani Febri
Sinaga, Bonar M
Raswatie, Fitria Dewi
Metadata
Show full item recordAbstract
Kentang merupakan salah satu jenis hortikultura subtropis yang
dikonsumsi baik sebagai sayuran maupun dalam bentuk produk olahan kentang.
Kecenderungan permintaan kentang lebih tinggi daripada produksi kentang dan
untuk mencukupi kelebihan permintaan kentang dilakukan impor kentang.
Peningkatan impor kentang menyebabkan harga domestik menurun. Tujuan
penelitian untuk menganalisis: (1) faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran,
permintaan, dan harga kentang di Indonesia; (2) dampak perubahan tarif impor
dan harga domestik terhadap penawaran, permintaan dan harga kentang di
Indonesia; dan (3) dampak perubahan tarif impor dan harga domestik terhadap
kesejahteraan produsen dan konsumen kentang di Indonesia. Model perdagangan
kentang Indonesia dibangun sebagai sistem persamaan simultan terdiri dari 14
persamaan (10 persamaan struktural dan 4 persamaan identitas) dan diestimasi
menggunakan metode Two Stage Least Squares (2SLS) dengan data time series
tahun 1989-2013. Kombinasi kebijakan peningkatan tarif impor kentang menjadi
50 persen dan peningkatan harga kentang di tingkat produsen sebesar 20 persen
meningkatkan kesejahteraan produsen, kesejahteraan konsumen, dan penerimaan
pemerintah sehingga menghasilkan kesejahteraan nasional terbesar. Oleh karena
itu, guna menghasilkan kesejahteraan nasional terbesar maka disarankan
mengkombinasikan kebijakan peningkatan tarif impor kentang menjadi 50 persen
dan peningkatan harga kentang di tingkat produsen sebesar 20 persen sebagai
insentif bagi produsen untuk menggunakan benih kentang berkualitas sehingga
meningkatkan mutu kentang domestik
