Analisis strategi penetapan harga komoditi hortikultura di pasar tradisional Kota Depok
View/ Open
Date
2015Author
Dewi, Anak Agung Made Ayu Astri Shinta
Harianto
Metadata
Show full item recordAbstract
Adanya variasi harga di pasar-pasar tradisional maupun pasar-pasar modern
mendorong para pedagang untuk mengambil keputusan yang tepat dalam
menetapkan harga jual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis perilaku harga komoditi hortikultura terpilih (cabai rawit merah,
cabai merah keriting, bawang merah, tomat dan kentang) di pasar tradisional Kota
Depok, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan harga jual
komoditi hortikultura yang ditetapkan pada pengecer pasar tradisional Kota
Depok dan menganalisis hubungan harga jual rata-rata komoditi hortikultura di
pasar tradisional dan pasar modern di Kota Depok. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pemasok berasal dari Pasar Kramat Jati, Pasar TU Bogor dan Pasar Anyar
Bogor. Harga beli dan harga jual tertinggi terjadi di Pasar Agung. Meskipun
demikian, margin harga yang diperoleh Pasar Agung lebih rendah daripada
margin harga di Pasar Musi. Mayoritas responden menyatakan bahwa faktor yang
mempengaruhi penetapan harga ialah biaya, permintaan dan penawaran serta
keadaan perekonomian, tujuan penetapan harga dan strategi penetapan harga.
Harga jual komoditi hortikultura baik di pasar tradisional maupun pasar modern
bervariasi untuk produk yang sama dan pada waktu yang sama. Secara
keseluruhan harga jual di pasar modern lebih tinggi dibandingkan dengan harga
jual di pasar tradisional. Namun, harga jual di pasar modern cenderung lebih stabil
dibandingkan harga jual di pasar tradisional. Berdasarkan analisis uji korelasi
Pearson menunjukkan bahwa harga jual antar pasar tradisional memiliki hubungan
yang erat dan positif begitupun harga jual di pasar tradisional dan pasar modern
memiliki hubungan erat dan positif
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
