Total Factor Productivity of Oil Palm Production: The Case of Sanggau and Muaro Jambi Districts
View/ Open
Date
2015Author
Panggabean, Pristi Nadhilah Khairina
Nuryartono, Nunung
Pasaribu, Syamsul Hidayat S
Metadata
Show full item recordAbstract
Selama beberapa dekade terakhir, industri kelapa sawit Indonesia telah berkembang secara signifikan menjadi industri berbasis pertanian yang sangat penting, dimana negara ini saat ini menjadi produsen dan eksportir terkemuka di dunia. Namun pesatnya ekspansi budidaya kelapa sawit telah menimbulkan kekhawatiran akan peran perkebunan kelapa sawit yang sangat penting bagi pengembangan kelapa sawit di masa depan. Total Factor Productivity (TFP) adalah kerangka kerja yang dapat digunakan untuk menganalisis sumber pertumbuhan ekonomi dan menyediakan alat penting bagi pemerintah untuk membuat kebijakan jangka panjang. Dengan menggunakan data Survei Data Panel Petani Nasional (PATANAS) tahun 2009 dan 2012 di dua kabupaten yang diamati masing-masing di Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Muaro Jambi, hasil analisis faktor determinan menunjukkan bahwa Lahan, Pestisida, Pupuk dan Tenaga Kerja mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman. terhadap total produksi kelapa sawit di kedua kabupaten tersebut pada tahun 2009 dan 2012. Sebaliknya, berdasarkan pendekatan akuntansi, diperoleh nilai indeks TFP di Kabupaten Sanggau dan Muaro Jambi masing-masing sebesar 1,56 dan 1,03. Hasil penelitian ini juga mempunyai implikasi penting bagi pengambil kebijakan mengenai bagaimana memfasilitasi penyesuaian petani kecil menuju produksi kelapa sawit yang lebih efisien
