View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Resiliensi Ekonomi Rumah Tangga Petani dalam Menghadapi Bencana Longsor terhadap Kegiatan Pertanian (Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.686Mb)
      Date
      2015
      Author
      Suparno, Eva Andreana
      Putri, Eka Intan Kumala
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Longsor merupakan salah satu bencana yang terjadi di Indonesia. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh faktor alam atau pun faktor manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan dampak dari peristiwa longsor yang terjadi di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor terhadap kegiatan pertanian, untuk mengestimasi berapa penghasilan yang hilang untuk setiap rumah tangga petani, untuk menganalisis tingkat kerentanan rumah tangga petani, dan untuk menganalisis tindakan resiliensi yang dilakukan rumah tangga petani beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Analisis deskriptif, metode loss of earnings, livelihood vulnerability index (LVI), indeks skor, dan regresi berganda digunakan untuk menjawab semua tujuan dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa bencana longsor yang terjadi pada tahun 2002 disebabkan oleh aktivitas manusia dan hal ini sangat berpengaruh untuk irigasi dan kegiatan pertanian. Rata-rata penghasilan yang hilang sebesar Rp 1.516.970 per bulan untuk setiap rumah tangga. Indeks dalam LVI sebesar 0,36 sedangkan untuk LVIIPCC sebesar – 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa rumah tangga petani di Desa Ciburayut kurang rentan terhadap bencana longsor. Hal ini dapat terjadi karena rumah tangga petani melakukan beberapa tindakan untuk meminimalisir risiko yang disebut tindakan resiliensi. Tindakan resiliensi yang paling banyak dilakukan adalah meminjam uang kepada koperasi, menerima bantuan dari petani lain, dan menerima raskin. Faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan resiliensi yaitu tingkat pendidikan, lama bertani, hak kepemilikan lahan, frekuensi terjadinya longsor, dan penghasilan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127425
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2346]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository