Gender dalam industri kecil pengolahan makanan tempe(IKPMT)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Profil gender dalam IKPMT, khususnya dalam hal sumberdaya pribadi dan rumahtangga, (2) Profil IKPMT, khususnya dalam hal kepemilikan modal, hasil produksi, pemasaran, teknologi/mesin, dan permasalahan yang dihadapi mereka, (3) Menganalisis ada tidaknya kesetaraan dan keadilan gender dalam pengembangan IKPMT, serta (4) mempelajari permasalahan dan kendala yang mungkin menghambat terhadap pengembangan IKPMT, khususnya di Wilayah Pasar Minggu Jakarta Selatan serta faktor-faktor yang mempengaruhi ada tidaknya KKG daiam IKPMT.
Pendekatan teoritis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan konsep-konsep, teori-teori, pendekatan-pendekatan, dan teknik analisis gender serta mengacu pada hasil-hasil empiris studi gender dalam industri pengolahan pangan. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang dipilih secara purposif atas dasar pertimbangan bahwa di wilayah tersebut berlokasi unit usaha tempe terbanyak di wilayah Jakarta. Unit analisis dalam penelitian ini rumahtangga IKPMT. Rumahtangga sampel dipilih atas dasar kepemilikan mesin pengupas kedelai, sehingga mencakup IKPMT Pemilik dan IKPMT Penyewa. Dari 10 kelompok IKPMT yang ada di Wilayah Pasar Minggu, dipilih 13 Rmt IKPMT Pemilik dan 27 rumahtangga IKMT Penyewa. Responden dalam penelitian ini terdiri atas suami dan isteri. Adapun informan terdiri atas pihak Deperindag dan karyawan, staf serta manager umum Primkopti.
Hak cipta milik IPB University
Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini survey, wawancara mendalam dan observasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program Microsoft Excell untuk kemudian dianalisis ke dalam bentuk persentase dan tabulasi silang discrtai analisis deskriptif, mengacu pada pendekatan teknik analisis gender.
