View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian Ethrel, KNO3, dan Thiourea terhadap produksi dan mutu bibit krisan (Dendranthema grandiflora Tzvelev) varietas revert

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (29.57Mb)
      Date
      2003
      Author
      Hadi, Mas'ul
      Harjadi, Sri Setyati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari efisiensi pengaruh pemberian Ethrel, KNO3, dan Thiourea terhadap produksi dan mutu bibit krisan varietas Revert. Penelitian dilakukan di PT. Alam Indah Bunga Nusantara, Cipanas, Jawa Barat, dengan ketinggian 760 m dpl, dimulai bulan Februari dan berakhir bulan Juli 2003. Bahan tanaman yang digunakan sebagai tanaman induk adalah bibit krisan hasil stek generasi stek ke-3 varietas Revert. Bibit krisan tersebut ditanam di rumah plastik dengan jarak tanam 12.5 cm x 12.5 cm. Bahan perlakuan adalah Ethrel 40 PGR, KNO,, dan Thiourea yang digunakan sebagai pemecah dormansi tunas. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu pemberian zat pemecah dormansi (ZPD) dengan delapan perlakuan yaitu: P0-disemprot air (kontrol), P1-Ethrel 0.5 ml/l air, P2-Ethrel 1 ml/l air, P3-Ethrel 1.5 ml air, P4 KNO, 4 g/l air, PS= KNO3 8 g/l air, P6-Thiourea 1 g/l air, dan P7-Thiourea 2 g/l air. Setiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Tiap satuan percobaan terdiri dari 64 tanaman. Untuk tanaman contoh diambil 10 tanaman yang ditentukan secara acak. Pemberian perlakuan pada tanaman induk dilakukan dua hari setelah pinching (pembuangan tunas pucuk) pertama. Pinching pertama pada tanaman induk dilakukan saat tanaman berumur 2 minggu setelah tanam (MST). Pemberian perlakuan yang sama untuk kedua kalinya dilakukan 2 hari setelah panen stek yang pertama. Pengamatan peubah produksi dilakukan pada tanaman induk, sedangkan peubah mutu pada hasil stek (generasi stek ke-4) yang kemudian hasil panen pertamanya ditanam sebagai tanaman produksi serta dilihat ketahanan bunga yang dihasilkan. Pemberian Zat Pemecah Dormansi (ZPD) Ethrel pada tanaman induk krisan varietas Revert merangsang lebih banyak jumlah pecah tunas yang keluar. Jumlah daun dan jumlah ruas pada tanaman induk juga menunjukkan nilai yang lebih besar daripada perlakuan pemberian KNO, Thiourea maupun kontrol.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127396
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository