Analisis usahatani kakao pada berbagai pola tanam polikultur di Desa Kare Kecamatan Kare-Kabupaten Madiun
Abstract
Usahatani kakao selalu menghadapi risiko kegagalan panen. Polikultur
adalah salah satu cara menanggulanginya. Polikultur dapat dikelola oleh
kesesuaian lingkungan pertanian dan pengelolaan teknis agar tidak mengganggu
proses pertumbuhan tanaman kakao. Desa Kare merupakan salah satu wilayah
penghasil kakao yang menerapkan sistem pola tanam polikultur. Tujuan penelitian
ini adalah menganalisis tingkat pendapatan dan efisiensi pada berbagai pola tanam
polikultur dengan kombinasi 2 komoditas (kakao dan cengkeh) dan 3 komoditas
(kakao, cengkeh, dan kopi). Pengambilan data dilakukan secara random sebanyak
49 petani dengan pola tanam polikultur dua komoditas dan 33 petani dengan pola
tanam polikultur tiga komoditas. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun
pola tanam dengan kombinasi tiga komoditas cenderung menghasilkan tingkat
produksi, keuntungan, dan efesiensi yang lebih rendah, ternyata sistem polikultur
ini masih dijalankan oleh petani karena masih menghasilkan keuntungan dan
efisiensi yang cukup baik.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
