Analisis sistem tataniaga manggis di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor
Abstract
Manggis merupakan salah satu komoditas utama di Kabupaten Bogor dimana komoditas ini semakin lama semakin berkembang. Sistem pemasaran manggis perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan nilai tambah dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan petani sebagai produsen. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa terdapat lima saluran pemasaran dimana saluran satu yang terdiri dari petani,pedagang pengumpul desa, eksportir dan konsumen luar negeri merupakan saluran yang relatif efisien untuk tujuan tataniaga ekspor jika dilihat dari indikator efisiensi operasional dimana nilai margin pemasaran kecil sebesar Rp 30 025, farmer’s share yang besar sebesar 15.42 persen, dan rasio manfaat terhadap biaya lebih besar dari satu sebesar 1.36. Sedangkan saluran lima yang terdiri dari petani, pedagang pengumpul desa, dan konsumen dalam kota merupakan saluran yang relatif efisien untuk tujuan tataniaga dalam negeri jika dilihat dari indikator efisiensi operasional dimana nilai margin pemasaran kecil sebesar Rp 4 525, farmer’s share yang besar sebesar 54.75 persen dan rasio manfaat terhadap biaya lebih besar dari satu sebesar 7.72. Namun secara keseluruhan semua saluran pemasaran di Desa sadeng cukup efisien berdasarkan nilai farmer’s share dan rasio keuntungan terhadap biaya yang besar.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
