View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengkajian umur petik pada kulitas buah delapan genotipe pepaya

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.305Mb)
      Date
      2003
      Author
      Mardiana, Nita
      Sujiprihati, Sriani
      Widodo, Winarso Drajad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Pusat Kajian Buah-buahan Tropika (PKBT) IPB di Pasir Kuda Ciomas, Bogor. Lokasi kebun terletak pada ketinggian 250 m dpl, dengan curah hujan 300 mm/bln dan kelembaban relatif 82.6% dengan suhu rata-rata 25.8°C/bln. Uji kualitas buah dilaksanakan di Laboratorium Pusat Studi Pemuliaan Tanaman, Departemen Budi Daya Pertanian, IPB. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai September 2003. Percobaan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan delapan taraf perlakuan yaitu genotipe G-1, G-2, G-3. G-4, G-5, G-6, G-7, dan G-8. Percobaan terdiri atas tiga ulangan sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas satu buah, sehingga jumlah buah yang diperlukan adalah 24 buah. Pada hasil penelitian terdapat enam peubah pengamatan yang menunjukkan hasil yang berbeda nyata yaitu umur petik, panjang buah, warna daging, bobot utuh, persentase biji, dan persentase bdd (bagian dapat dimakan). Umur petik paling cepat dimiliki oleh G-2 yaitu 128 HSA (hari setelah anthesis) dan umur petik paling lama terdapat pada G-8 yaitu 161 HSA. Umur simpan delapan genotipe berkisar antara 3.0-5.7 HSP (hari setelah panen). G-1, G-2, dan G-S memiliki buah yang lebih panjang dibandingkan G-3, G-6, dan G-7. Warna daging buah dibagi menjadi dua kelompok yaitu orange dan red orange. Genotipe yang memiliki warna daging buah orange yaitu G-2, G-4, G-6, dan G-7, sedangkan genotipe yang memiliki warna daging buah red orange yaitu G-1, G-3, G-5, dan G-8. G-1 memiliki bobot utuh yang lebih besar dibandingkan dengan G-3, G-6, dan G-7. G-7 memiliki persentase biji yang paling tinggi yaitu 6.58%, sedangkan G-4 memiliki persentase biji yang lebih rendah yaitu 1.69%. G-7 memiliki persentase bdd yang paling rendah yaitu sebesar 83.03%, sedangkan tujuh genotipe yang lain memiliki persentase bdd (bagian dapat dimakan) yang berkisar antara 87.04-90.17%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127253
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository