View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Persebaran Banana Streak Virus (BSV) di Sentra Produksi Pisang di Empat Kabupaten di Jawa Barat dan Satu Kabupaten di Banten

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.725Mb)
      Date
      2005
      Author
      Mugiono
      Suastika, Gede
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran BSV di empat kabupaten di Propinsi Jawa Barat yaitu Bandung, Bogor, Subang, Sukabumi, dan satu kabupaten di Propinsi Banten yaitu Pandeglang. Sampel daun di ambil dari empat kabupaten setiap kabupaten, tiga desa setiap kecamatan, lima lokasi setiap desa dengan total tanaman yang diamati sebanyak 45 tanaman setiap desa. Sampel setelah diberi identitas yang meliputi daerah pengambilan, varietas, dan prosentase kejadian penyakit, disimpan dalam mesin pendingin (-80 °c) sampai semua terkumpul dan siap dianalisis. Sampel dibedakan menjadi 3 kelompok berdasar pola gejala, yaitu bercak garis klorosis (BGK), bercak garis nekrosis (BON), dan malformasi (M). Setiap pola gejala diambil masing-masing satu dari tiap-tiap daerah dan selanjutnya diuji dengan Direct ELISA. Hasil pengamatan di lokasi survei menunjukkan keragaman gejala penyakit virus yang cukup tinggi. Namun pengamatan difokuskan kepada ketiga pola gejala diatas. Sedangkan dari 33 sampel yang diuji dengan Direct ELISA, sebanyak 15 sampel bereaksi positif,selebihnya menunjukkan reaksi negatif Hal itu dikarenakan ; (1) rendahnya konsentrasi dalam sap, (2) daun yang digerus masih muda, mengingat daun muda sedikit mengandung partikel virus, (3) BSV adalah virus yang dapat berintegrasi dengan genom inang yang mempersulit deteksi dengan ELISA. Kultivar-kultivar pisang yang ditemukan selama survei menunjukkan respon yang bemgam terhadap infeksi BSV yang di pengaruhi oleh genom pisang, selain isolat patogen clan pengaruh lingkungan. Kultivar siem merupakan kultivar yang paling banyak terinfeksi secara alami. Keberagaman respon yang terjadi dapat menjadi dasar untuk mengetahui persebaran BSV dan prosentase kejadian pep.yakit di lokasi survei. BSV telah menginfeksi dan menyebar di seluruh lokasi survei dengan prosentase kejadian penyakit adalah Desa Cipendeuyi Kecamatan Cipendeuyi Kabupaten Subang (9.5,6%) (86,7%) Desa Karadenan, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor (86,7%), Desa Koranji, Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang (84,4%), Desa Sukamulya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi (86,7%), Desa Sukahaji, Kecamatan Cipendeuyi Kabupaten Bandung (71,l %).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127081
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository