View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh rootone-F dan urea terhadap pembibitan setek buluh bambu ampel hijau (Bambusa vulgaris sechrad)

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (1.506Mb)
      Date
      1998
      Author
      Musiana, Septiawati
      Aziz, Sandra Arifin
      Adiwirman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Percobaan ini dilakukan untule mengetahui pengaruh Rootone-F dan urea terhadap pembibitan setek buluh bambu ampel hijau (Bambusa vulgaris Schrad) yang dilalesanalean di kebun percobaan IPB Cilearawang dengan leetinggian 240 m dpl. Percobaan dimulai pada bulan Desember 1996 sampai Maret 1997. Bahan yang digunakan adalah setek buluh bambu ampel hijau yang berumur kira-kira satu tahun. Setek diambil dari bagian tengah batang dengan dua buku. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompole Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah taraf pemberian Rootone-F yaitu: 0, 3, 6 dan 9 g/1 air. Faktor kedua adalah taraf pemberian urea yaitu: 0, 2, 4 dan 6 g/1 air. Terdapat 16 perlakuan dengan 4 kali ulangan, sehingga diperoleh 64 satuan percobaan. Tiap satuan percobaan terdiri dari 10 setek yang ditanam secara horisontal. Larutan Rootone-F dan urea dimasukan ke dalam buluh bambu yang sebelumnya dilubangi. Rootone-F tidale diperlukan untuk meningkatkan persentase tumbuh, jumlah buluh, panjang buluh, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot basah akar dan bobot kering akar. Kenaikan dosis Rootone-F diikuti oleh kenaikan persentase tumbuh (2 MST) dengan taraf terbaik 7.75 g/1 air. Kenaikan dosis Rootone-F tidak diikuti oleh kenaikan panjang buluh (4 MST), bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot basah akar dan bobot kering akar sehingga tanpa pemberian Rootone-F adalah yang terbaik. Peningkatan pemberian urea dapat meningkatkan bobot kering tajuk dengan taraf urea terbaik 6 g/1 air.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127049
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository