Pengaruh Upah Minimum terhadap Perekonomian di Provinsi Jawa Barat
Abstract
Upah merupakan salah satu instrumen yang memiliki dua makna berbeda
bagi perusahaan dan pekerja sehingga menimbulkan permasalahan yang cukup
kompleks dan memerlukan campur tangan pemerintah, salah satunya melalui upah
minimum. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh upah minimum
terhadap perekonomian di Provinsi Jawa Barat, dengan menggunakan model
persamaan simultan serta data pooled time series–cross section 26 kabupaten/kota
di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2009-2013. Hasil analisis menunjukkan bahwa
dugaan parameter model sesuai dengan teori. Pada penelitian ini dilakukan dua
simulasi, yaitu dengan menaikkan UMK sebesar 10% pada simulasi pertama dan
simulasi kedua dilakukan dengan menaikkan UMK dan pengeluaran pemerintah
sebesar 10%. Berdasarkan hasil simulasi pertama, kenaikan UMK akan
meningkatkan konsumsi, investasi dan PDRB namun menurunkan penyerapan
tenaga kerja. Sementara hasil simulasi kedua yaitu meningkatkan konsumsi,
investasi dan PDRB serta mengurangi angka penurunan penyerapan tenaga kerja.
