View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Optimasi Pemupukan pada Budidaya Cabai (Capsicum amzuum L.) dengan Irigasi Tetes dan Mulsa Polyethylelle

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.610Mb)
      Date
      2005
      Author
      Alviana, Vivit Fitria
      Susila, Anas D.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pemanfaatan rnuisa polyethylene (mulsa pla:.tik hitam perak) telah banyak digunakan petani dalam budidaya cabai, namun kesulitan aplikasi pupuk dan irigasi sering dialami oleh petani. Pemberian pupuk mengalami kesulitan jika diaplikasikan setelah penanaman untuk itu, diperlukan teknologi fertigasi yakni aplikas1 pupuk bersamaan dengan irigasi. Fertigasi bisa dilakukan melalui irigasi tetes dengan pemberian air pada tanaman secara langsung baik pada permukaan tanah maupun di dalam tanah melalui tetesan-tetesan secara sinambung dan perlahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pupuk yang optimal pada tanaman cabai yang dibudidayakan dengan irigasi tetes dan mulsa polyethylene. Penelitian dilaksanakan di Danasvvoro Hydro-Garden, Ciapus Bogor, dengan ketinggian 500 m dpl dan suhu harian berkisar 25 - 30°C. Penelitian dilaksanakan mulai Maret - Juli 2004. Penelitian disusun dalam Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKL T) dengan faktor tunggal yaitu dosis pupuk yang terdiri dari 4 perlakuan (0 = kontrol; 1 x do sis rekomendasi = I 51 kg N/ha, 69 kg P205/ha, 120 kg K2O/ha; 2x dosis rekomendasi = 302 kg N/ha, 138 kg P2O5/ha, 240 kg K2O/ha; 3x dosis rekomendasi =453 kg N/ha, 207 kg P2Os/ha, 360 kg K2O/ha). Masing-masing perlakuan terdiri dari 4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 20 tanaman (satu bedeng), sehingga terdapat 16 satuan percobaan. Pemupukan dilakukan dengan pupuk dasar 100% P, 50% N dan K kemudian sisanya dengan fertigasi melalui irigasi tetes I Ox tiap minggu 50% N danK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan unsur P dan K tanah (tinggi), hanya mampu menunjang tinggi tanaman hingga umur. 5 MST dan diameter batang tanaman hingga umur 3 MST. Pada umur tersebut tanaman tidak dipengaruhi oleh dosis pemupukan. Perlakuan dosis pemupukan tidak terlihat pengaruhnya terhadap tanaman bila kandungan hara yang tersimpan dalam tanah dapat mencukupi kebutuhan hara selama penumbuhan tanaman. Pemupukan yang diberikan sampai dengan dosis 453 kg N/ha, 207 kg P2O5/ha, 360 kg K2O/ha berpengaruh secara linier pada tinggi tanaman mulai umur 6-10 MST dan diameter batang tanaman mulai umur 5-9 MST. Hal ini berarti dosis optimum belum tercapai. KeaJaan ini diduga disebabkan rendahnya unsur N dalam tanah yang sesuai dengan hasil analisa tanah sebelum pe!'cobaan. Unsur N merupakan unsur hara yang sangat berperan dalam pertumbuhan vegetatiftanaman. Data hasil pengamatan untuk bobot kering tanaman menunjukkan bahwa tanaman dengan perlakua1t pemupukan sampai dengan dosis tertinggi (453 kg N/ha, 207 kg P2Os/ha, 360 kg K2O/ha) belmn memberikan hasi! bobot kering yang optimum. Walaupun bobot kering tanarnan relatif belum rnencapai titik optimum, namun bobot buah layak pasar relatif sudah mencapai titik optimum. Berdasarkan ti11k optimum pada bobot buah layak pasar, maka rekornendasi dosis pupuk optimum pada budidaya tanaman cabai yang dibudidayakan dengan irigasi tetes dan mulsa polyethylene sebesar 237.07 kg N/ha, 108.33 kg P2 Olha, dan 188.4 kg K2O/ha. Pada titik ini tanaman akan menghasilkan bobot buah sebesar 12.4 I ton/ha. Cabai kultivar Prabu merupakan hibrida yang mempunyai tingkat keseragaman yang tinggi. Aplikasi pemupukan tidak dapat merubah tingkat keseragaman yang tinggi pada cabai Prabu, hal itu terlihat pada basil yang menunjukkan bahwa waktu anthesis (50%), buah masak (50%), bobot rata-rata perbuah, diameter rata-rata per buah, dan panjang rata-rata per buah cabai tidak dipengaruhi oleh pemupukan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126896
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository