Strategi Pengembangan Usaha Restoran Bale Kabayan, Bogor Jawa Barat
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengkaji faktor eksternal dan internal yang berpengaruh terhadap aktivitas Restoran Bale Kabayan dalam mencapai tujuannya (2) Merumuskan alternative strategi pengembangan usaha yang tepat untuk diterpkan oleh Restoran Bale Kabayan (3) Merekomendasikan alternatif strategi prioritas yang terbaik untuk diterapkan oleh Restoran Bale Kabayan.
Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Mei 2011 di Restoran Bale Kabayan, Bogor Jawa Barat. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Restoran Bale Kabayan merupakan restoran yang sudah lama berdiri yaitu sejak tahun 1990 dan sudah banyak dikenal di kalangan masyarakat Kota Bogor. Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan pihak perusahaan dan pesaing serta konsumen, sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku, artikel, skripsi serta literature lainnya yang sudah diterbitkan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah matriks IFE (Internal Factors Evaluation) dan EFE (External Factord Evaluation), analisis IE (Internal – External), analisis SWOT (Strenghts, Weakness, Opportunities, and Threats) serta QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks).
Berdasarkan hasil IFE diketahui total bobot skor sebesar 2,821. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi internal perusahaan kuat dan mampu menggunakan kekuatan untuk mengatasi kelemahan. Berdasarkan table IFE diketahui total bobot skor sebesar 2,743. Hal ini menunjukkan bahwa saat ini perusahaan mampu merespon peluang dan ancaman baik. Gambaran posisi perusahaan saat ini dalam bentuk pemetaan matriks IE berada pada sel V yaitu dengan dengan strategi umum mempertahankan dan memelihara (Hold and Maintain). Strategi yang tepat digunakan dalam kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Dari matriks SWOT diperoleh delapan strategi yaitu: menambah varietas menu yang ada di restoran, melakukan pelayanan delivery order, bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Penggunaan dan pelatihan teknologi yang terbaru dalam bidang manajemen, produksi pengolahan bahan baku dan penyediaan bahan baku,meningkatkan kerjasama dengan pemasok bahan baku, meningkatkan intensitas promosi secara optimal, peningkatan kerjasama dengan pihak luar perusahaan dalam penyediaan konsumsi, Meningkatkan keterampilan pegawai dengan memberikan pelatihan-pelatihan. Berdasarkan hasil analisis QSPM bahwa alternatif strategi yang harus dilakukan sekarang adalah melakukan pelayanan delivery order dengan nilai total sebesar (6,909). Saran yang diperoleh dari hasil penelitian ini yaitu Perusahaan perlu lebih meningkatkan intensitas promosi yang dapat dilakukan melalui media cetak maupun media elektronik dan Alternatif strategi yang diperoleh melalui perhitungan analisis Matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) yaitu melakukan pelayanan “delivery order” disarankan untuk segera dilaksanakan secepatnya untuk menambah pangsa pasar dan memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan restoran di Kota Bogor.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
