Analisis Dampak Program Bantuan Sosial terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Tertinggal Koridor Papua Maluku
View/ Open
Date
2015Author
Sembiring, Evillya Br
Purnamadewi, Yeti Lis
Metadata
Show full item recordAbstract
Program Bantuan Sosial merupakan salah satu upaya pemerintah untuk
meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah tertinggal. Nilai bantuan sosial di
koridor Papua Maluku cenderung meningkat, namun di sisi lain pertumbuhan
ekonomi mengalami penurunan atau cenderung berfluktuatif. Oleh karena itu tujuan
penelitian ini adalah untuk mengkaji perkembangan bantuan social dan kondisi sosial
ekonomi di daerah tertinggal Koridor Papua Maluku secara spasial serta menganalisis
dampak bantuan sosial terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tertinggal koridor
Papua-Maluku. Data yang digunakan berupa data panel dengan time series empat
tahun dari 2010-2013 dan data cross section 50 kabupaten tertinggal koridor Papua
Maluku. Metode analisis yang digunakan yaitu Fixed Effect Model dengan Crosssection
Weighted. Hasil studi menunjukkan bahwa perkembangan kondisi sosial
ekonomi di sebagian besar kabupaten daerah tertinggal kurang baik. Pertumbuhan
ekonomi, investasi dan tingkat pengangguran cenderung berfluktuasi. Terdapat 33
persen kabupaten tertinggal memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang relatif
rendah. Bantuan sosial di hampir semua kabupaten tertinggal cenderung berfluktuasi
dan menurun. Hasil estimasi menunjukkan bahwa peningkatan bantuan sosial dapat
meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara signifikan, begitu pula dengan investasi
dan sebaliknya dengan tingkat pengangguran. Peningkatan tingkat pengangguran
dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi secara signifikan
