View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Prospek peningkatan pendapatan petani pekebun kelapa rakyat di wilayah kerja unit pelaksana proyek Unit I Tanjung, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.967Mb)
      Date
      1986
      Author
      Limbong, Wilson Halomoan
      Baharsjah, Sjarifuddin
      Soejono, Irlan
      Saragih, Bungaran
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kelayakan proyek PRPTE tanaman kelapa di Unit I Tanjung ditinjau dari pihak petani penerima kredit, (2) kemampuan petani mengembalikan kredit PRPTE yang diterima, (3) peluang-peluang ekonomi yang mungkin dapat meningkat- kan pendapatan petani hingga mencapai US $ 1 500,-, (4) sumberdaya yang langka milik petani, dan (5) pola tanam di lahan kebun kelapa yang menghasilkan pendapatan maksimum. Data penelitian bersumber dari hasil survai Team Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor yang bekerja- sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan. Survai ini dilaksanakan pada tahun 1983, di mana penulis terlibat langsung dalam semua kegiatannya. Tanaman kelapa di daerah penelitian diusahakan secara tumpangsari, baik tumpangsari dengan tanaman semusim maupun tumpangsari dengan tanaman tahunan. Hasil analisis finansial menunjukkan bahwa proyek PRPTE kelapa Unit I Tanjung hanya layak untuk diteruskan pada tingkat harga tinggi. Sedangkan pada tingkat harga rendah, walaupun produktivitas tinggi proyek tidak layak untuk diteruskan. Berdasarkan taksiran harga tinggi dan produksi rendah nilai NPV sebesar Rp 805,-, Net B/C sebesar 1.99 dan IRR 17.80 persen. Berdasarkan taksiran harga rendah dan produksi tinggi nilai NPV sebesar Rp 197,- Net B/C 0.712 dan IRR sebesar 8.99 persen. Dengan melakukan pengembalian kredit oleh petani mulai tahun ke-8, ternyata surplus petani selalu negatif sampai tahun ke-11. Dengan mempertimbangkan kepentingan petani, pada tingkat harga kopra rendah petani baru mampu melakukan pembayaran pertama pada tahun ke-11, sedangkan untuk tingkat harga yang tinggi petani telah dapat melakukan cicilan pertama pada tahun ke-8. ..
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126687
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository