View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi daya adaptasi galur-galur produksi tanaman gandum (Triticum aestivum L.) pada daerah elevasi rendah

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (5.763Mb)
      Date
      2003
      Author
      Bamahry, Nova
      Sastrosoemarjo, Sarsidi
      Trikoesoemaningtyas
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Potensi galur gandum dapat diperkirakan dari data korelasi antar peubah yaitu dari bobot biji per tanaman dan bobot biji per malai karena kedua peubah tersebut erat hubungannya dengan hasil. Dari hasil korelasi tersebut dapat diketahui bahwa galur C26 memiliki bobot biji per malai dan per tanaman lebih tinggi dibandingkan galur-galur lainnya, hal ini mengindikasikan bahwa galur C26 mempunyai potensi hasil yang baik untuk dikembangkan dalam hal produktivitasnya. Nilai Koefisien Keragaman Genetik (KKG) pada peubah vegetatif dan generatif berkisar antara 8.14% sampai dengan 98.48%. Nilai KKG tertinggi sebesar 98.48% terdapat pada peubah bobot biji per malai dan nilai KKG terendah sebesar 8.14% terdapat pada peubah tinggi tanaman. Semakin tinggi KKG maka semakin tinggi pula peluang terhadap usaha-usaha perbaikan yang efektif melalui seleksi. Nilai duga heritabilitas dari semua peubah yang diamati berkisar antara 33.77% sampai 83.04%. Peubah umur pembungaan memiliki heritabilitas tertinggi yaitu 83.04% sementara peubah umur masak penuh memiliki heritabilitas terendah yaitu 33.77%. Nilai heritabilitas pada peubah umur pembungaan, panjang malai, dan bobot biji biji per malai lebih dari 50% yang menandakan bahwa keragaman yang lebih berperan pada peubah-peubah tersebut adalah faktor genetik daripada faktor lingkungan sementara peubah tinggi tanaman, umur masak penuh dan bobot per tanaman nilai heritabilitasnya kurang dari 50 % yang menunjukkan bahwa faktor lingkungan lebih berperan terhadap peubah-peubah tersebut dibandingkan faktor genetik. Hasil pengkelasan total skoring pada semua galur yang diuji didapatkan 24 galur yang termasuk dalam kelompok adaptif yaitu C9, C19, C31, C32, C3, C13, C23, C33, C34, C37, C12, C17, C21, C27, C30, C42, C25, C41, C43, C44, C14, C26, C29, dan C20. Dari 24 galur yang adaptif tersebut diperoleh 4 galur harapan yang mempunyai total skoring diatas 20 yaitu C14, C20, C26, dan C29
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126650
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository