Pengaruh kombinasi pupuk organik cair bioton dan pupuk anorganik serta rotasi aplikasi terhadap pertumbuhan kakao (Theobroma cacao L.) tanaman belum menghasilkan tahun kedua
Abstract
Percobaan bertujuan untuk thengetahui pengaruh kombinasi pupuk organik cair (POC) Bioton dan pupuk anorganik serta rotasi aplikasi POC Bioton terhadap pertumbuhan kakao (Theobroma cacao L.) tanaman belum meng- hasilkan tahun kedua (TBM 2). Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Cikabayan, Darmaga, Bogor, dari bulan November 2002 hingga Mei 2003.
Dalam percobaan digunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pengaturan perlakukan secara faktorial. Perlakuan terdiri atas dua faktor. Faktor pertama kombinasi POC Bioton dan pupuk anorganik yang terdiri atas lima taraf, yaitu: 0 ml/1+ 100% dosis anjuran pupuk anorganik (d.ap.a.) (P), 5 ml/l + 80% da.p.a. (P2), 10 ml + 60 % d.a.p.a. (P), 15 ml/1+ 40% d.a.p.a. (P.), 20 ml/l+ 20% d.ap.a. (Ps), faktor kedua rotasi aplikasi POC Bioton yang terdiri atas dua taraf yaitu 2 minggu sekali (W,) dan 4 minggu sekali (W). Dengan demikian terdapat 10 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga seluruhnya terdapat 30 satuan percobaan Tiap satuan percobaan terdiri atas 2 tanaman sehingga jumlah seluruhnya 60 tanaman. Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, panjang cabang primer, luas lingkar tajuk, dan luas daun terbesar Pengamatan dilakukan empat minggu sekali mulai bulan Desember 2002 hingga Mei 2003.
Kombinasi POC Bioton dan pupuk anorganik berpengaruh terhadap diameter batang dan panjang cabang primer selama percobaan berlangsung. sedangkan rotasi aplikasi POC Bioton tidak berpengaruh terhadap semua peubah. Interaksi antara kombinasi pupuk dan rotasi aplikasi POC Bioton hanya berpengaruh pada luas daun terbesar pada umur 16 minggu setelah perlakuan pertama (MSPP)
