View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Strategi Pengembangan Usaha Keripik Melinjo di Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.117Mb)
      Date
      2005
      Author
      Bratakusuma, Teguh Heryanto
      Purwono, Joko
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Industri keripik melinjo di Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu sudah ada dalam waktu yang cukup lama, Tetapi, dalam kurun waktu yang lama tersebut usaha pembuatan keripik melinjo yang ada hanya mengalami sedikit perkembangan, hal ini dilihat dari jumlah pengusaha/pengrajin keripik melinjo yang ada masih belum dapat memenuhi permintaan pasar. Permasalahan-permasalahan lain yang terjadi pada industri keripik melinjo di Kecamatan Karangampel berdasarkan studi pendahuluan adalah strategi pemasaran yang telah dilaksanakan masih tradisional yaitu dengan cara menitipkan barang pada toko atau membuka kios yang kurang dijangkau oleh konsumen selain itu juga omzet penjualan pun masih terbatas. Menarik untuk dikaji faktor-faktor apakah yang mempengaruhi pengembangan usaha keripik melinjo, strategi apakah yang cocok untuk mengembangkan usaha keripik melinjo di daerah ini. Berdasarkan perumusan masalah yang telah diuraikan sebelumnya, maka tujuan penelitian ini adalah mengindentifi.kasikan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan usaha keripik melinjo, menganalisis strategi pengembangan usaha yang telah diterapkan oleh pengusaha keripik melinjo dan menyusun alternatif strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan bagi pengusaha keripik melinjo. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Propinsi Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga akhir bulan Agustus 2004. Alat analisis yang digunakan adalah Matriks IFE dan Matriks EFE pada tahap I. Setelah itu diolah pada tahap II dengan Matriks I-E dan Matriks SWOT, sedangkan untuk memutuskan strategi digunakan Matriks QSP. Faktor yang menjadi kekuatan utama bagi industri keripik melinjo adalah sudah adanyajob description yang jelas. Faktor yang menjadi kelemahan utama bagi industri keripik melinjo adalah keterbatasan modal. Faktor yang menjadi peluang utama bagi industri keripik melinjo adalah tingginya laju perkembangan penduduk menjarnin tersedianya pasar. Faktor yang menjadi ancaman utama bagi industri keripik melinjo adalah kesulitan mencari pinjaman modal dengan bunga yang rendah. Total skor matriks IFE sebesar 2,695 dan total skor matriks EFE adalah sebesar 2,577 yang menempatkan perusahaan pada sel V. Posisi ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat menggunakan strategi pertahankan dan pelihara dalam mengelola bisnisnya. Strategi yang banyak dilakukan adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Dari prorses pengolahan berbagai altematif strategi pada alat analisis Matriks QSP diperoleh strategi terbaik dengan cara menentukan kemenarikan relatif. Maka diperoleh hasil berdasarkan urutan tertinggi adalah Pertahankan kualitas produk dengan memanfaatkan lingkungan ke1ja dan pembagian kerja yang jelas untuk mengantisipasi, persaingan harga dan produk substitusi dengan Total Attractive Score (T AS) 15,552 Manfaatkan lingkungan kerja dengan pembagian kerja yang jelas dan tenaga kerja yang terampil guna menyongsong otonomi daerah serta berubahnya pola konsumsi masyarakat dengan Total Attractive Score (TAS) 15,353. Lakukan inovasi terhadap produk dengan teknologi yang ada untuk menjaga pasar seiring bertambahnya penduduk dengan Total Attractive Score (TAS) 14,674. Tingkatkan penguasaan teknologi melalui Litbang untuk mengatasi tenaga kerja yang sulit di dapat pada musim tanam dan panen padi dengan Total Attractive Score (TAS) 13.645. Sehingga strategi yang dapat direkomendasikan adalah pertahankan kualitas produk dengan memanfaatkan lingkungan kerja dan pembagian kerja yang jelas untuk mengantisipasi persaingan harga dan produk substitusi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126639
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository