View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemupukan nitrogen dan kalium terhadap pertumbuhan vegetatif bibit salak gula pasir (Salacca Zalacca (Gaetner)) Voss)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (5.608Mb)
      Date
      2003
      Author
      Suprapto, Erna Tri Sulistyani
      Sudrajat
      Aziz, Sandra Arifin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa dosis pupuk nitrogen dan kalium terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman salak gula pasir (Salacca zalacca (Gaether)Voss) umur 4-8 bulan di pembibitan. Penelitian dilaksanakan di UPT Kebun Percobaan Kampus IPB Darmaga Bogor pada bulan Agustus 2001 sampai dengan bulan November 2001. Penelitian ini merupakan percobaan dua faktor dalam rancangan acak lengkap. Faktor pertama adalah dosis pupuk nitrogen (N) yang terdiri dari 3 taraf yaitu NO (0 g N, 0 g urea), N1 (2 g N, 4.5 g urea), N2 (4 g N, 9.0 g urea) dan faktor kedua adalah dosis pupuk kalium (K) yang terdiri dari tiga taraf yaitu KO (0g K, 0 g KCI), KI(0.75 g K, 3.0 g KCI) dan K2 (1.5 g K, 6.0 g KCI) sehingga terdapat sembilan satuan kombinasi dosis pupuk yang cobakan yaitu NOKO, NIKO, N2KO, NOKI, NIKI, N2K1, NOK2, NIK2, dan N2K2. Setiap perlakuan dicobakan pada tiga tanaman dan diulang tiga kali sehingga jumlah semua tanaman yang digunakan adalah 81 tanaman. Dosis pupuk dibagi menjadi tiga dan diberikan dalam tiga kali pemupukan yaitu pada minggu ke-0. 5 dan 10. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perlakuan N berpengaruh nyata menurunkan pertambahan tinggi tanaman pada minggu ke-3 sampai 16 kecuali minggu ke-5, terhadap pertambahan jumlah daun pada minggu ke-8, 11, 13, 14, 15 dan 16, dan terhadap pertambahan jari-jari tajuk pada minggu ke-15. Perlakuan N tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan diameter batang. Perlakuan K berpengaruh nyata meningkatkan pertambahan tinggi tanaman pada minggu ke- 14, 15 dan 16, tetapi tidak terhadap pertambahan jumlah daun, jari-jari tajuk dan diameter batang tanaman. Terdapat interaksi pengaruh perlakuan N dan K terhadap pertambahan tinggi tanaman pada minggu ke-8 dan pertambahan jari-jari tajuk pada minggu ke-15. Pecah daun terjadi pada daun keenam. Pecah daun ini baru terjadi pada minggu ke-9 sampai minggu ke-16 pengamatan. Persentase pecah daun pada minggu ke-9 tertinggi dicapai oleh perlakuan NOK2 (0 g N, 1.5 g K) sebanyak
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126592
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository