Keragaan Tanaman Pepaya Genotipe IPB1 Di Lima Lokasi
View/ Open
Date
2005Author
Hastarini, Maria Misericordia Diyan
Sujiprihati, Sriani
Syukur, Muhamad
Metadata
Show full item recordAbstract
Genotipe pepaya IPB 1 adalah genotipe hasil selfing dan seleksi dari
varietas pepaya Eksotika II. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keragaan
tanaman pepaya genotipe IPB 1 di lima lokasi.
Penelitian dilakukan di kebun petani di Cimahpar (2 kebun), Tenjo,
Leuwiliang dan KP-IPB Tajur, Bogor pada bulan September 2003 sampai
Agustus 2004. Penelitian dilakukan dengan mengambil data kualitatif dan
kuantitatif dari tanaman pepaya genotipe IPB 1 yang ada di lima lahan tersebut.
Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Setiap lahan diambil 32 tanaman
pepaya hermaprodit sebagai sampel dan dari masing-masing tanaman diambil dua
buah pepaya sebagai sampel buah. Pengambilan buah pepaya yang digunakan
sebagai sampel dilakukan dengan menandai buah saat masih berukuran kecil
secara acak.
Keragaan tanaman pepaya genotipe IPB 1 pada lokasi penanaman yang
sama relatif seragam kecuali pepaya genotipe IPBI yang ditariam di Tenjo.
Keragaan karakter kuantitatif tanaman pepaya genotipe IPB 1 yang ditanam di
lima lokasi masih beragam kecuali karakter panjang buah. Keragaman yang
terjadi di lapang diduga disebabkan oleh faktor lingkungan.
Keragaan karakter kualitatif tanamati pepaya genotipe IPB 1 yatlg ditanam
di lima lokasi seragam, kecuali untuk peubah bentuk buah, bentuk rorigga buah,
bentuk pangkal buah dan warna daging buah. Keragaman yang terj adi pada
karakter bentuk buah, bentuk pangkal btiah dan bentuk rongga buah pepaya
genotipe IPB 1 muncul seiring dengan perubahan seks bunga pepaya dari bunga
hermaprodit normal elongata menjadi bunga betina akibat kondisi lingkungan
yang lembab dan suhu yang rendah.
Tanaman pepaya genotipe IPB 1 sebaiknya ditanam pada awal tnusim
penghujan untuk mengurangi munculnya buah pepaya karpeloid dan terjadinya
skip serta agar dihasilkan bentuk buah pepaya yang lebih seragam. Tanaman
pepaya genotipe IPB 1 juga harus mendapatkan sinar matahari secara optimal agar
menghasilkan buah yang kualitasnya baik.
Keragaan tanaman dan buah pepaya genotipe IPB 1 yang ditanam di kebun
petani Leuwiliang cukup seragam dan lebih baik daripada keempat lokasi lainnya.
Berdasarkan nilai koefisien keragamannya, genotipe pepaya IPB 1 sudah stabil
secara biologis.
