View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kerentanan Penghidupan Petani Padi Terhadap Kejadian Iklim Ekstrem (Studi kasus: Desa Pengkol dan Desa Latak, Kabupaten Grobogan)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (534.4Kb)
      Lampiran (830.5Kb)
      Fullteks (1.339Mb)
      Date
      2023-10
      Author
      Nisa, Firdatun
      Hidayati, Rini
      Dasanto, Bambang Dwi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peningkatan frekuensi kejadian iklim ekstrem menunjukkan terjadinya perubahan iklim, yang akan berdampak terhadap produktivitas pertanian padi dan secara tidak langsung memengaruhi kerentanan penghidupan petani padi. Kajian dalam kasus tersebut telah dilakukan berbagai instansi namun tidak dieksplorasi hingga tingkat lokal sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kejadian iklim ekstrem yang berdampak terhadap produktivitas padi dan tingkat kerentanan penghidupan petani lokal padi di Desa Pengkol dan Desa Latak. Penilaian kerentanan dianalisis menggunakan metode Livelihood Vulnerability Index (LVI) dan alternatif penilaian sebagai pembanding, LVI dilakukan dengan metode kerentanan IPCC (LVI-IPCC). Penilaian dengan LVI menggunakan pembobotan dengan metode rata-rata aritmatika sedangkan LVI-IPCC menggunakan pembobotan rata-rata aritmatika dan dengan metode principal component analysis (PCA). Pembobotan PCA yang dianggap lebih merepresentasikan peran setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan telah terjadi kenaikan frekuensi kejadian iklim ekstrem dan penurunan produktivitas padi pada Tahun 2006-2020. Hal ini berdampak terhadap kerentanan dan hasil perhitungan kerentanan penghidupan petani padi dari LVI Desa Pengkol (0,337) lebih tinggi dari Desa Latak (0,313) yang menggambarkan Desa Pengkol lebih rentan dari Desa Latak. Nilai kerentanan dengan metode LVI-IPCC Desa Latak yaitu -0,103 dan -0,087 lebih tinggi dari Desa Pengkol yaitu -0,137 dan -0,119 dengan pembobotan (Rata rata aritmatika dan PCA) maka penghidupan petani padi Desa Latak lebih rentan dari Desa Pengkol. Semua hasil LVI maupun LVI-IPCC kedua desa tergolong dalam indeks rentan. Perbedaan dari kedua pembobotan terletak pada indikator yang harus diberi perhatian dan penanganan utama.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126485
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository