View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh interval dan intensitas pemotongan terhadap produksi pertanaman campuran Setaria gajah dengan tiga jenis kacang-kacangan dan koefisien cerna bahan organiknya pada ternak domba

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.583Mb)
      Date
      1985
      Author
      Kismono, Ignatius
      Hardjosoewignjo, Soedarmadi
      Surkati, Achmad
      Natasasmita, Asikin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh interval dan intensitas pemotongan pada pertanaman campuran rumput setaria gajah (Setaria splendida Stapf.) dengan kacang-kacangan centro (Centrosema pubescens Benth.), siratre (Macroptilium atropurpureum (D.C.) Urb.) dan stylo (Stylosanthes guyanensis (Aubl.) Sw.) terhadap pertumbuhan, produksi dan nilai gizi hijauan yang bersangkutan. Seluruh rangkaian penelitian yang terdiri dari percobaan agronomis dan pengujian nutrisi hijauan-kering hasil pemotongan awal dan pemotongan akhir dilakukan di kebun percobaan Bagian Ilmu Tanaman Makanan Ternak, Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, IPB. Kedua percobaan tersebut disusun menurut Rancangan Acak Berblok dengan pola Faktorial 2 x 4 dan tiga ulangan sebagai blok. Faktor interval pemotongan terdiri dari dua araf yakni 40 dan 60 hari. Faktor intensitas pemotongan terdiri dari 4 taraf yakni 5, 10, 15 dan 20 cm dari permukaan tanah. Lama penelitian adalah 120 hari sehingga interval 40 hari dan 60 hari berturut-turut mengalami 3 dan 2 kali pemotongan. Pada pengujian nutrisi digunakan 8 ekor domba jantan lokal yang seragam dengan rataan bobot badan 11.40 0.19 kg, kesemuanya berumur kurang dari 1 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kacang-kacangan siratro dan stylo tidak dapat bertahan hidup sampai dengan akhir penelitian. Hanya centro yang mampu bertahan pada tingkat komposisi 17.97% 28.59%. Laju pertambahan bahan kering setaria gajah dan centro meningkat pada interval 60 hari sedangkan pada interval yang pendek (40 hari) mengalami penurunan. Sampai dengan hari ke-120, intensitas pemotongan 5 cm menampilkan laju pertambahan bahan kering setaria gajah yang tertinggi kemudian berturut-turut semakin rendah pada intensitas 10, 15, dan 20 cm. Tetapi sebaliknya semakin tinggi intensitas pemotongan ternyata laju pertambahan bahan kering centro makin menurun. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126469
      Collections
      • MT - Agriculture [4004]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository