Pemanfaatan Tumbuhan Obat oleh Masyarakat di Desa Sinar Gading, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi
Abstract
Pemanfaatan tumbuhan obat dan aspek sosial budaya masyarakat telah
berkembang seiring dengan berjalannya waktu sehingga tidak dapat dipisahkan satu
dengan lainnya. Hal tersebut mendorong dilakukannya penelitian dengan tujuan
mengidentifikasi spesies tumbuhan obat dan kearifan lokal masyarakat dalam
pemanfaatan tumbuhan obat di Desa Sinar Gading, Kecamatan Tabir Selatan,
Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Penelitian dilakukan dengan kombinasi
beberapa metode yaitu wawancara semiterstruktur, observasi partisipatif, dan
survey lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah
memanfaatkan 117 spesies dari 53 famili untuk mengobati hampir 120 jenis
penyakit. Tumbuhan tersebut paling banyak diperoleh dari hasil budidaya di
berbagai habitat. Dengan memanfaatkan tumbuhan obat dari sumber perolehan
yang beragam, masyarakat telah melakukan upaya konservasi secara mandiri.
Masyarakat Desa Sinar Gading juga memiliki beragam cara dalam memanfaatkan
tumbuhan obat yang dipengaruhi oleh kepercayaan yang beredar di masyarakat.
Keragaman cara pemanfaatan mengindikasikan bahwa masing-masing individu
memiliki cara-cara yang berbeda antara satu dengan lainnya sesuai dengan
pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh.
