View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pola usaha pertamanan jeruk: studi kasus di dua desa di Kabupaten Kampar Dati II Riau

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.066Mb)
      Date
      1985
      Author
      Noersai, Nursyam
      Soejono, Irlan
      Saragih, Bungaran
      Gonarssyah, Isang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan utama penelitian ini ialah untuk mengetahui: (1) pola tanam yang ada di daerah penelitian sesuai dengan kelompok usia tanam jeruk; (2) pola tanam usahatani jeruk yang menghasilkan pendapatan maksimum dan (3) kendala dalam meningkatkan pendapatan usahatani jeruk. Pola tanam jeruk yang diusahakan petani contoh pada umumnya dilakukan secara monokultur dan kombinasi tanaman jeruk dengan jenis tanaman lainnya seperti, bibit jeruk, kacang panjang, kacang tanah, kacang hijau, jagung dan mentimun. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa pola tanam jeruk yang paling menguntungkan untuk tanaman muda usia 0 sampai 3 tahun adalah jeruk - padi - kacang tanah; tanaman produktif usia antara 3 sampai 8 tahun adalah jeruk - kacang tanah kacang hijau; dan tanaman dewasa usia lebih dari 8 tahun adalah jeruk monokultur. Pola tanam optimal ini dapat meningkatkan pendapatan usahatani jeruk antara 34 persen, 33 persen dan 27 persen dari pendapatan rata-rata sebelum perencanaan pada setiap kelompok usia tanam jeruk. Kenaikan pendapatan ini disebabkan oleh penyempurnaan kombinasi cabang usahatani perbaikan alokasi dan sumberdaya, yang dapat meningkatkan produksi dan menghemat biaya usahatani jeruk. Yang menjadi kendala dalam peningkatan pendapatan usahatani jeruk adalah lahan dan tenaga kerja pria atau wanita pada bulan-bulan tertentu. Dari hasil pengamatan di lapangan diketahui bahwa petani lebih senang menanam jeruk pada lahan subur di sepanjang pinggiran sungai. Lahan ini berasal dari keluarga yang pemilikannya turun-temurun. tanah Sedang penggunaan tenaga kerja keluarga dipengaruhi oleh macam-macam kegiatan di dalam dan di luar usahatani jeruk. Terdapat kecenderungan petani untuk lebih memanfaatkan tenaga kerjanya (terutama tenaga pria) di luar usahatani jeruk, selama tanaman jeruk belum menghasilkan. Hal ini dilakukan terutama untuk mempertahankan kehidupan keluarganya. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126389
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository