View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh senyawa pengatur tumbuh NAA dan 2,4-DP pada buah kakao (Theobroma cacao (Linnaeus) terhadap siklus hidup dan keperidian Helopeltis antonii Signoret (Hemiptera : Miridae)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.953Mb)
      Date
      1985
      Author
      Puspitorini, Retno Dyah
      Sosromarsono, Soemartono
      Wardoyo, Sidarto
      Soedarmadi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui siklus hidup dan keperidian H. antonii pada buah kakao yang diperlakukan dengan NAA dan 2.4 DP dan mengetahui jumlah telur yang diletakkan H. antonii pada buah muda dan buah tua yang diperlakukan dengan NAA dan 2.4 DP. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium yang dileng- kapi dengan pendingin ruangan. dua percobaan sebagai berikut. Penelitian ini terbagi atas Percobaan pertama. Mempelajari siklus hidup dan kepe- ridian H. antonii pada buah kakao yang diperlakukan dengan NAA dan 2.4 DP. Pada percobaan ini H. antonii mendapat perlakuan sejak larva sampai dewasa dan diamati sampai dewasa mati. Larva H. antonii yang muncul pada hari yang sama dipelihara pada buah kakao yang sebelumnya telah diperlakukan dengan NAA, 2.4 DP. dan air (kontrol). Pengamtan pada percobaan ini meliputi lama hidup setiap instar, mortalitas setiap instar, nisbah kelamin, siklus hidup, jumlah telur yang diletakkan, daya tetas telur, jumlah telur dalam ovarium betina, lama hidup imago, lama masa praoviposisi, dan lama sta- dium telur. Percobaan disusun secara acak lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan dan diulang sepuluh kali. Dari hasil percobaan ternyata lama stadium larva dan siklus hidup cenderung lebih singkat apabila dibandingkan kontrol. Pada taraf nyata 10% perlakuan berpengaruh terhadap lama stadium larva, mortalitas larva, keperidian, dan jumlah telur dalam ovarium betina. Rata-rata siklus hidup H. antonii pada tubuh buah dengan perlakuan air adalah 24.1 hari, dengan perlakuan NAA 23.1 hari dan dengan perla- kuan 2.4 DP adalah 22.8 hari. Rata-rata keperidian H. antonii yang hidup pada buah dengan perlakuan air adalah 202.3 butir, dengan perlakuan NAA 239.5 butir, dan dengan perlakuan 2.4 DP adalah 292.7 butir. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126388
      Collections
      • MT - Agriculture [4012]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository