View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Family and Consumer Sciences
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Family and Consumer Sciences
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Proses pengambilan keputusan penggunaan kosmetik pria metroseksual di kota Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (626.4Kb)
      Date
      2010
      Author
      Octaviani, Eva
      Djamaludin, M.D
      Johan, Irni Rahmayani;
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan pembelian dan penggunaan kosmetik oleh pria metroseksual. Tujuan khusus penelitian adalah: (1) Mengidentifikasi karakteristik demografi dan sosial ekonomi pria metroseksual, (2) Mengidentifikasi karakteristik penggunaan kosmetik pria metroseksual, (3) Mengidentifikasi gaya hidup pria metroseksual,dan (4) Mengidentifikasi proses pengambilan keputusan pria metroseksual dalam menentukan pembelian dan penggunaan kosmetik. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional Study yang dilaksanakan di Kota Bogor. Penelitian dilakukan dari bulan Mei sampai bulan Oktober 2009. Adapun contoh dalam penelitian ini adalah pria metroseksual. Jumlah contoh yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 70 orang, yang ditentukan dengan cara parameter proporsi. Contoh dalam penelitian ini dipilih secara teknik non probability sampling berupa snowball sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer meliputi: karakteristik contoh, karakteristik penggunaan kosmetik, gaya hidup, dan proses pengambilam keputusan. Data sekunder diperoleh dari bukubuku, artikel, internet, dan literatur-literatur yang terkait dengan penelitian. Data diolah dengan menggunakan program SPSS 10.0 for Windows. Untuk menguji reliabilitas alat ukur dilakukan uji Cronbach Alpha. Nilai Cronbach Alpha untuk gaya hidup adalah 0.7957dan variabel proses pengambilan keputusan adalah 0,8699. Persentase terbesar usia contoh (68.5%) adalah berusia 21-25 tahun. Tingkat pendidikan contoh diukur berdasarkan lama pendidikan yang ditempuh contoh. Persentase terbesar lama pendidikan contoh (42.9%) yaitu 16 tahun yaitu sudah lulus S1 atau masih studi dalam semester 8. Contoh yang mendominasi pada penelitian ini adalah mahasiswa dan pelajar (87.1%). Pemasukan uang contoh terbanyak berada pada kisaran Rp 1 000 000 – Rp 2 000 000 (64.3%). Seluruh contoh pada penelitian ini berstatus belum menikah. Pada penelitian ini, contoh terbanyak berasal dari suku sunda (40.0%). Seluruh contoh pada penelitian ini menggunakan kosmetik dengan beragam merek. Produk kosmetik yang digunakan contoh antara lain, pelembab wajah, pembersih wajah, bedak wajah, perfume, handbody lotion, lip balm, gel rambut, lulur dan deodorant. Seluruh contoh pada penelitian ini menggunakan pelembab wajah, pembersih wajah, dan perfume/cologne. Contoh yang menggunakan bedak wajah pada penelitian ini hanya sebanyak 8.5 persen. Produk handbody lotion digunakan oleh 51.8 persen contoh. Pada penelitian ini, hanya sebanyak 11.2 persen contoh yang menggunakan lip balm. Produk lulur hanya digunakan oleh 5.7 persen contoh. Pada penelitian ini, contoh yang menggunakan gel rambut sebanyak 43.4 persen. Pengeluaran uang yang dianggarkan contoh untuk membeli kosmetik terbanyak berada pada kisaran Rp 50 000 – Rp 150 000 (65.7%). Penggunaan kosmetik pada penelitian ini dikelompokkan menjadi tiga tingkatan, yaitu kategori rendah (menggunakan 1-3 jenis kosmetik), sedang (menggunakan 4-6 jenis kosmetik) dan tinggi (menggunakan 7-9 jenis kosmetik). Sebagian besar contoh (82.9%) berada pada tingkat penggunaan kosmetik kategori sedang. Berdasarkan uji korelasi Spearman, Usia contoh memiliki hubungan yang positif dengan tingkat penggunaan kosmetik (p = 0.049, r = 0.236). Tidak terdapat hubungan yang nyata antara Lama pendidikan, pekerjaan, dan pemasukan contoh dengan tingkat penggunaan kosmetik (p > 0.05). Sebanyak 34.3 persen contoh yang berasal dari suku Sunda berada pada tingkat penggunaan kosmetik kategori sedang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126328
      Collections
      • UT - Family and Consumer Sciences [1542]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository