Hubungan antara ciri tanaman muda dengan kemampuan produksi beberapa klon karet
View/ Open
Date
1985Author
Gintings, Syafar
Bari, Abdul
Harran, Said
Tantera, Dewa Made
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari ciri tanaman karet yang dapat dijadikan indikator penduga produksi pada tanaman muda melalui hubungan antara ciri tanaman dengan produksi dan untuk mempelajari pemakaian alat Scanning Electron Microscope dalam mengidentifikasi beberapa ciri tersebut.
Penelitian ini dilakukan di Balai Penelitian Perkebunan Sungei Putih untuk pengukuran ciri tanaman: diameter batang, tebal kulit dan produksi, sedangkan pemeriksaan ciri-ciri lain, yakni: partikel karet dalam pembuluh lateks dilakukan di Laboratorium Biologi Sel Balai Penelitian Tanaman Pangan, Bogor.
Klon karet yang digunakan terdiri dari tiga kelompok klon yaitu, kelompok klon produksi rendah, kelompok klon produksi sedang dan kelompok klon produksi tinggi. Pohon contoh adalah tanaman karet umur 1.5 tahun sejak tanam di lapang.
Pengamatan produksi lateks dilakukan empat kali menggunakan metoda testateks timbang, partikel karet diamati
mengikuti metoda yang dilakukan Waykin et al memakai alat
Scanning Electron Microscope Model S-430, HITACHI.
Pada saat tanaman karet berumur 1.5 tahun di lapang, terdapat hubungan nyata dan positip antara diameter batang dan partikel karet dalam pembuluh lateks dengan produksi.
Alat Scanning Electron Microscope dapat digunakan untuk pengamatan pembuluh lateks dan partikel karet yang terkandung di dalamnya, sehingga alat ini dapat membantu dalam penentuan potensi produksi klon baru pada periode awal pertumbuhan tanaman karet.
Disarankan agar mengadakan penelitian lebih lanjut mengenai pemakaian Scanning Electron Microscope dalam hal usaha mengidentifikasi klon-klon baru.
Collections
- MT - Agriculture [4011]
