Pengaruh asal induk terhadap kelangsungan hidup larva dan beberapa respon fisiologis pastlarva udang galah Macrobrachium rosenbergii (de Man)
View/ Open
Date
1988Author
Satyani, Darti
Sastrakusumah, Sumardi
Eidman, Muhammad
Tonapa, Sampe
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
perbedaan antara induk alami dan induk budidaya udang
galah terhadap kehidupan larva yang dihasilkan dan toleransi
postlarvanya terhadap suhu dan salinitas.
Tempat penelitian adalah Laboratorium Pembenihan
Udang Galah Pasarminggu, Jakarta.
Percobaan untuk larva dilakukan dengan metoda pemeliharaan
dalam media tidak mengandung fitoplankton (sistem
air jernih). Untuk toleransi postlarva terhadap suhu dan
salinitas dilaksanakan dengan pemeliharaan dalam bak-bak
plastik kecil dalam media sesuai dengan perlakuan. Sebagai
hewan uji adalah larva udang galah hasil induk alami
dan hasil budidaya umur satu hari yang dipelihara sampai
pcstlarva. Hasil postlarva dari kedua induk yang berlainan
asal itu yang berumur satu minggu digunakan sebagai
hewan uji untuk toleransi terhadap suhu dan salinitas.
Keseluruhan penelitian membutuhkan waktu 56 hari mulai
tanggal l Maret sampai 26 April 1988.
Laju perkembangan, laju penurunan kelangsungan hidup
dan Larval Development Time larva udang galah ternyata
dipengaruhi oleh asal induknya. Larva berasal dari induk
alami laju perkembangannya lebih cepat, tetapi laju penurunan
kelangsungan hidupnya lebih besar. Larval Development
Time larva asal induk alami juga 3 (tiga) hari lebih
cepat daripada larva hasil induk budidaya.
Postlarva hasil induk alami kurang toleran terhadap
suhu dan salinitas yang lebih rendah daripada postlarva
hasil induk budidaya Interaksi antara suhu dan salinitas
dalam pengaruhnya terhadap postlarva terjadi pada salinitas
yang tinggi, dan lebih beret pada suhu yang rendah
daripada suhu yang lebih tinggi
Collections
- MT - Fisheries [3214]
