Analisis Kelayakan Pengusahaan Tempe Higienis (studi Kasus : Rumah Tempe Bapak Munawir di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor
Abstract
Tempe merupakan makanan khas Indonesia. Saat ini, mayoritas pengrajin
membuat tempe masih menggunakan cara yang konvensional, sehingga tempe
yang dihasilkan kurang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji
kelayakan aspek non finansial dan aspek finansial dalam merencanakan usaha
pembutan tempe higienis. Pengambilan data dilakukan dengan metode purposive
sampling, dengan kriteria pengrajin yang masih mengunakan cara konvensial
dalam memproduksi tempe. Hasil penelitian menunjukan bahwa rencana
pembuatan tempe higienis akan memberikan keuntungan. Perusahaan dapat
menghasilkan NPV sebesar Rp 413 469 177 dengan IRR 53.62 persen, net B/C
3.51 dan payback period selama 2.77 tahun. Hasil analisis sensitvitas
menunjukan bahwa bisnis lebih sensitif terhadap penurunan jumlah produksi.
Analisis switching value menunjukan hasil batas maksimum kenaikan harga
bahan baku kedelai sebesar 55.75 pesen dan penurunan jumlah produksi sebesar
49.32 persen.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
