Analisis dampak penerapan teknologi terhadap pendapatan pembenihan lele kelompok Setuju Mekar Jaya dan Perwatin Kecamatan Ciseeng
Abstract
Sebagai salah satu daerah penghasil ikan lele terbesar, Kecamatan Ciseeng
memiliki banyak kelompok usahatani ikan lele untuk memenuhi permintaan pasar
ikan lele yang belum tercukupi. Banyaknya kelompok usahatani lele di
Kecamatan Ciseeng tidak bisa mendapatkan pendapatan yang sama akibat
penggunaan teknologi yang belum merata dikarenakan minimnya modal. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh teknologi pada pendapatan
kelompok pembenih usahatani lele dengan teknologi kelompok Setuju Mekar Jaya
dan kelompok tradisional Perwatin. Penelitian dilakukan dengan mengambil 6
sampel dari kelompok Setuju Mekar Jaya dan 7 sampel kelompok Perwatin. Ratarata
pendapatan penerapan teknologi Setuju Mekar Jaya sebesar Rp 5 545 833
lebih besar dari kelompok tradisional Perwatin yakni sebesar Rp 2 528 571.
Kedua kelompok pembenih ini memiliki nilai R/C rasio > 1 dengan masingmasing
1.059 dan 1.208. Implementasi kelompok tradisional lebih efisien.
Analisis uji beda berdasarkan nilai penerimaan, biaya total, dan R/C rasio kedua
kelompok menghasilkan bahwa tolak H0 yang artinya kelompok penerapan
teknologi modern memiliki nilai rata-rata yang berbeda dan lebih besar dari
kelompok tradisonal. Tetapi nilai uji beda terhadap pendapatan tidak memiliki
perbedaaan rata-rata dikedua kelompok.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
