View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Inventarisasi Hama dan Penyakit Tanaman Cabai Katokkon (Capsicum chinense Jacq.) di Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (487.6Kb)
      Full text (1.608Mb)
      Lampiran (77.57Kb)
      Date
      2023-09-26
      Author
      Azzahra, Fathiyya
      Munif, Abdul
      Triwidodo, Hermanu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tanaman cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.) merupakan salah satu kultivar cabai merah yang umumnya dibudidayakan di dataran tinggi oleh masyarakat Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Cabai katokkon memiliki bentuk unik, aroma khas, serta rasa yang sangat pedas. Serangan hama dan penyakit merupakan kendala yang berpengaruh terhadap produktivitas cabai katokkon. Penelitian ini bertujuan menginventarisasi Organisme Penganggu Tanaman (OPT) cabai katokkon di Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, serta mengetahui intensitas serangan kutu daun, kejadian dan keparahan penyakit antraknosa di Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Penelitian dilakukan pada Januari hingga Maret 2023 dengan pengamatan langsung di lapangan pada enam petak lahan cabai katokkon yang berumur ±7 minggu. Hama yang ditemukan pada tanaman cabai katokkon, meliputi kutu daun Myzus persicae, lalat buah Bactrocera dorsalis, Thrips sp., dan Empoasca sp. Intensitas serangan hama yang paling tinggi terjadi pada enam petak tanaman cabai katokkon ialah kutu daun Myzus persicae dengan rata-rata serangan mencapai 33,3%. Penyakit yang ditemukan pada tanaman cabai katokkon adalah penyakit antraknosa Colletotrichum sp., layu Fusarium oxysporum, bercak daun Curvularia sp., hawar daun Phytophthora capsici, dan Pepper yellow leaf curl virus. Insidensi penyakit dan keparahan penyakit pada enam petak pengamatan yaitu penyakit antraknosa dengan rata-rata serangan berturut-turut 36,6% dan 29,71%. Fitonematoda yang ditemukan pada tanaman cabai katokkon berasal dari genus Meloidogyne spp. dan Helicotylenchus spp.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125499
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository