View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Inhibisi korosi baja lunak oleh ekstrak alkaloid akar kuning dalam medium asam

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (527.8Kb)
      Date
      2010
      Author
      Apriani, Malia
      Darusman, Latifah K.
      Arif, Zulhan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Korosi merupakan permasalahan yang selalu dihadapi oleh industri yang menggunakan peralatan, yang berasal dari logam ataupun campuran logam. Pemanfaatan tumbuhan sebagai inhibitor korosi merupakan alternatif yang perlu dikaji karena relatif murah dan mudah diperoleh. Akar kuning (Arcangelisia flava) merupakan tanaman yang memiliki kandungan alkaloid cukup tinggi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui efek inhibisi ekstrak alkaloid akar kuning dan pengaruh suhu dalam proses inhibisi tersebut. Analisis uji korosi dilakukan berdasarkan metode kehilangan bobot. Pengujian dilakukan pada suhu 30, 40, dan 60 oC. Pengamatan dilakukan setiap 12 jam selama 48 jam. Penentuan kehilangan bobot juga dilakukan pada 1,5-difenil karbazona sebagai kontrol positif. Laju korosi secara umum menurun seiring dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak alkaloid. Laju korosi cenderung meningkat dengan meningkatnya suhu. Nilai efisiensi inhibisi tertinggi dan terendah ekstrak alkaloid akar kuning pada jam ke-48, suhu 30 oC berturut-turut sebesar 36.98 dan 21.05 %. Pada suhu 40 oC, nilainya berturut-turut sebesar 25.77 dan 12.41 % dan pada suhu 60 oC, nilainya berturut-turut sebesar 36.11 dan 14.07 % sedangkan untuk 1,5-difenil karbazona pada suhu 30 oC, nilainya berturut-turut sebesar 52.49 dan 41.98 %. Pada suhu 40 oC, nilainya berturutturut sebesar 23.59 dan 13.96 % dan pada suhu 60 oC, nilainya berturut-turut sebesar 16.22 dan 5.75 %. Efisiensi inhibisi secara umum menurun dengan meningkatnya suhu.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/125199
      Collections
      • UT - Chemistry [2296]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository