Pengembangan Metode Deteksi Simultan Kurkuminoid Secara Voltammetri Menggunakan Elektrode Boron-Doped Diamond
View/ Open
Date
2016Author
Diksy, Yuris
Wahyuni, Wulan Tri
Darusman, Latifah Kosim
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini mengembangkan metode deteksi simultan kurkuminoid secara
voltammetri siklik menggunakan elektrode boron-doped diamond. Kurkumin dan
bisdemetoksikurkumin (BDMC) dalam larutan elektrolit tetrabutilamonium
heksafluorofosfat (TBAPF6)-asetonitril menunjukkan 2 puncak oksidasi, yaitu +0.4 V
dan +1.9 V untuk kurkumin, dan pada +0.6 V dan +2.0 V untuk BDMC. Keberadaan
puncak reduksi kurkumin dan BDMC tidak teramati pada potensial yang digunakan. Di
bawah kondisi optimum, metode yang diusulkan menunjukkan hubungan yang linear baik
antara konsentrasi kurkumin maupun BDMC dan arus puncak oksidasinya. Hubungan
linear yang diperoleh adalah I(μA) = 8619.9(C) (M) + 0.7285 (R2=0.9995) dan I(μA) =
14658(C) (M) + 16.388 (R2=0.9299) untuk kurkumin, I(μA) = 7953.2(C) (M) + 5.3977
(R2=0.9871) dan I(μA) = 5807.7(C) (M) + 7.7616 (R2=0.9981) untuk BDMC. Sementara
itu, uji coba metode pada sampel buatan yang mengandung campuran kurkumin dan
BDMC menghasilkan 3 puncak oksidasi pada +0.3 V, +1.2 V, dan +2.0 V
mengindikasikan terjadinya tumpang tindih antara puncak kurkumin dan BDMC. Metode
ini telah dikembangkan, nilai presisi didapatkan 15.86% dan 15.15% untuk kurkumin,
9.85% dan 31.47% untuk BDMC. Nilai akurasi didapatkan 96.69% dan 125.36% untuk
kurkumin, 97.95% dan 127.54% untuk BDMC.
Collections
- UT - Chemistry [2295]
