Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah Di Nagari Sirukam Kecamatan Payung Sekaki Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat
Abstract
Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak
dibudidayakan oleh petani di Nagari Sirukam. Namun, terdapat kendala harga jual
yang rendah dan minimnya modal sehingga mempengaruhi pendapatan petani.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, pendapatan, dan
efisiensi usahatani bawang merah. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 30
orang petani. Analisis yang digunakan adalah a) analisis struktur biaya dengan
menganalisis input–input yang digunakan dan biaya–biaya yang dikeluarkan pada
kegiatan usahatani bawang merah, b) analisis pendapatan atas biaya tunai dan biaya
total, dan c) analisis efisiensi dengan menghitung kelayakan usahatani bawang
merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) biaya terbesar yang dikeluarkan
petani adalah biaya tenaga kerja dan benih, b) pendapatan atas biaya tunai dan
pendapatan atas biaya total lebih besar dari nol yang menunjukkan bahwa usahatani
bawang merah menguntungkan, dan c) nilai R/C rasio pada usahatani bawang
merah lebih besar dari satu. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa
usahatani bawang merah di Nagari Sirukam menguntungkan dan layak untuk
dilakukan sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif bagi petani untuk
meningkatkan pendapatan.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
